-->

Iklan

Syukur! Harga Sawit di Abdya Kembali Naik

09 September, 2020, 19.14 WIB Last Updated 2020-09-09T12:46:53Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali naik dalam dua bulan terakhir.


Salah seorang petani sawit di Kecamatan Kuala Batee, Muazam mengaku sangat lega dengan kembali naiknya harga TBS.


“Alhamdulillah harga TBS sawit sudah mulai naik. Kemarin saat memasuki bulan suci Ramadhan harga sawit hanya dibeli Rp700 per kilogram di tingkat petani,” sebut Muazam kepada awak media, Rabu (09/09/2020).


Disebutkannya, harga TBS yang ditampung di pabrik kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya sudah mencapai Rp1.500 per kilogramnya. Dengan harga Rp 1.500 perkilo, biaya perawatan dan pemupukan sudah sesuai dengan pendapatan yang diterima Petani.


“Sebelumnya harga sawit menurun dratis, kami para pemilik kebun sawit menjerit karena harga jual komoditas nonmigas yang kami terima usai dipanen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan biaya perawatan,"keluhnya.


Ia berharap harga Rp1.500 perkilogram itu bisa stabil atau terus merangkak naik karena masyarakat di Kecamatan Babahrot, dan Kuala Batee, rata-rata hanya memiliki kebun sawit, tanpa adanya pendapatan lainnya.


Sementara itu, tempat terpisah, salah seorang pengusaha pengepul kelapa sawit di Kecamatan Babahrot, Yusran Adek saat dikonfirmasi membenarkan bahwa harga TBS saat ini di tingkat pabrik tengah mengalami kenaikan yang signifikan.


Jika PKS di Kabupaten Nagan Raya, hanya membeli TBS dari petani dengan harga Rp1.500, maka PKS di Kota Subulussalam membeli komoditas nonmigas tersebut dengan harga Rp1.700 per kilogramnya.


“Makanya kami pengusaha sawit memilih menjual TBS ke PKS yang ada di Kabupaten lain dengan harga sedikit lebih dari disini, lumanyanlah,"ujar Yusran Adek.[Adi S]

Komentar

Tampilkan

Terkini