-->

Iklan

Mahasiswa KKN Unimal K239 Sulap Drum Bekas Jadi Tong Sampah

16 November, 2020, 16.25 WIB Last Updated 2020-11-16T09:25:58Z
LINTAS ATJEH | MANDAILING NATAL - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dengan skema Balik Kampung (KKN-BK) Kelompok 239 Universitas Malikussaleh melaksanakan program pembuatan tong sampah dari bahan drum bekas di Desa Manyabar Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Senin (16/11/2020).

Kegiatan pembuatan tong sampah dari drum bekas minyak merupakan salah satu program yang sudah direncanakan mahasiswa semenjak hari pertama melaksanakan KKN di Desa Manyabar Jae, Kecamatan Panyabungan. Kegiatan itu bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat yang dapat menyebabkan bau busuk dan bisa menjadi tempat berbiaknya nyamuk seperti nyamuk malaria (Anopheles).


Kuliah Kerja Nyata dengan skema Balik ke Kampung (KKN-BK) Kelompok 239 beranggotakan Ahmad Daman Huri dari Teknik Elektro sebagai ketua kelompok, Saidal Ardiansyah dari Akuakultur, Benyamin Adventus Tampubolon dari Teknik Industri, dan Deassy Aryanti dari Hukum sebagai anggota dibawah bimbingan Joelman Subadi, S.H., M.H selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).


“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat Desa Manyabar Jae agar membiasakan hidup bersih dan tidak membuang sampah di sembarang tempat seperti di paret, sungai, dan tempat umum. Alasan kami memotivasi masyarakat Manyabar untuk membiasakan hidup sehat dengan membuat beberapa tong sampah adalah merupakan bentuk kecintaan kami terhadap desa tempat kami melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), berhubung kami juga sudah melihat langsung dan sudah berbaur dengan masyarakat dan pemerintahan desa," ujar Ahmad Daman Huri, Ketua Kelompok 239.

Sementara itu, kepala desa dan beberapa perangkat desa sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 239 di desanya. Kepala desa dan perangkat desa juga sangat menginginkan adanya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan di desa tersebut.

“Jadi kami dari Pimpinan Pemerintahan Desa Manyabar Jae sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh adik-adik KKN Mahasiswa Universitas Malikussaleh. Dengan adanya tong sampah buatan adik-adik mahasiswa diharapkan bisa memotivasi masyarakat Desa Manyabar Jae agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkap Ahmad Dahrul Nasution, Kepala Desa Manyabar Jae.[*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini