-->

Iklan

Geger!!! Oknum Perawat dan Pasien Corona di Wisma Atlet Akui Mesum Sesama Jenis

26 Desember, 2020, 22.33 WIB Last Updated 2020-12-26T15:33:06Z

Wisma Atlet Kemayoran akan digunakan sebagai rumah sakit darurat corona


LINTAS ATJEH | JAKARTA - Baru-baru ini geger soal dugaan perawat dan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran melakukan hubungan seks sesama jenis.


Keduanya sudah diperiksa pihak Kodam Jaya untuk mengungkap faktanya.


Dari pemeriksaan awal, keduanya pun mengakui melakukan aktivitas mesum tersebut.


"Hasil pemeriksaan awal mereka mengakui," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS kepada Kompas.com, Sabtu (26/12/2020).


"Namun untuk proses selanjutnya , akan diserahkan ke pihak kepolisian selaku penyidik sipil demi keadilan," ucap Herwin.


Herwin menyebut, saat ini Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu pelaksana operasional RSD Wisma Atlet telah menangkap kedua pelaku. Keduanya pun sudah menjalani swab test.


"Apabila hasilnya negatif (kami) akan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk diambil langkah hukum," kata Herwin.


Herwin menyatakan bahwa perbuatan keduanya sangat disesalkan. Selain telah melanggar norma susila, dampak dari perbuatan mereka berisiko terhadap penularan virus ke tenaga kesehatan lain.


"Dengan kejadian ini, maka manajemen RSD Wisma Atlet akan memperbaiki pengawasan kepada para penghuni Wisma wisma Atlet agar kejadian serupa tidak terulang," kata Herwin.


Sebelumnya, penanggung Jawab RSD Wisma Atlet Brigjen TNI M Saleh Mustafa juga memastikan bahwa oknum perawat yang melakukan perbuatan mesum sudah dibebastugaskan.


Adapun kasus ini terungkap setelah pengakuan pasien viral di media sosial.


Pengakuan tersebut diunggah pasien di akun Twitter @bottialter pada Jumat (25/12/2020).


Pasien mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan seseorang yang disebut sebagai perawat di Wisma Atlet Kemayoran.


Dalam percakapan, pasien dan perawat janjian melakukan seks sesama jenis di toilet Wisma Atlet.


Akun itu juga mengunggah foto sebuah alat pelindung diri (APD) yang disebutkan milik perawat dalam kondisi terlepas


Setelah pengakuannya viral hingga ramai-ramai dilaporkan oleh pengguna Twitter ke dinas terkait, akun @bottialter kini sudah dikunci.[Kompas/Tribun Solo]

Komentar

Tampilkan

Terkini