-->

Iklan

Muzakir: Polemik Jabatan Kadinkes Aceh Selatan Terkesan Beraroma Politis

28 Januari, 2021, 05.41 WIB Last Updated 2021-01-27T22:41:36Z

LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Munculnya polemik tentang permintaan agar segera dilakukannya pelantikan Kadinkes Aceh Selatan justru terkesan sangat politis. Pasalnya, untuk membangun suatu pemerintahan yang baik dan diisi oleh orang yang tepat serta paham kebutuhan daerah tidaklah cukup dengan persetujuan KASN, namun ada faktor-faktor lainnya yang mesti menjadi pertimbangan.


Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Lembaga Pemantau Parlemen Aceh (LPPA), Muzakir kepada media, Kamis (28/01/2021).


"Yang dibutuhkan di Aceh Selatan itu Kadiskes bukan Kepala Kesbangpol. Untuk Kadinkes itu ada aturan Permenkes Nomor 49 tahun 2016. Untuk posisi jabatan Kadinkes maka harus memiliki disiplin ilmu kesehatan. Sementara hasil fit dan proper test 2 diantaranya tidak memiliki syarat itu, dan 1 (satu) lagi sudah pindah ke daerah lain," kata Muzakir.


Menurut Muzakir, Bupati Aceh Selatan bisa saja melakukan seleksi ulang, dan mengabaikan hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sebelumnya.


"Jadi, kita yakin Bupati Aceh Selatan paham betul, apa yang menjadi kebutuhan Aceh Selatan. Bahkan dengan mengedepankan kearifan lokal yang ada di daerah tersebut," tambahnya.


Muzakir menambahkan, demi kebaikan daerah Bupati Aceh Selatan sudah seyogyanya selektif dalam menentukan orang yang tepat menjalankan roda pemerintahan.


"Kita berharap Bupati Aceh Selatan tetap istiqomah demi kebaikan daerah, dan tidak perlu goyang dengan intervensi bahkan spekulasi orang-orang luar Aceh Selatan yang ingin mengambil peranan apalagi keuntungan," tegasnya.


Masih kata Muzakir, permainan pengusaha luar bisa jadi sangat tinggi dalam pengaturan kebijakan dan kebijaksanaan di suatu daerah. Namun, sikap selektif dan istiqomah dengan mengedepankan hal terbaik bagi suatu daerah akan menjadi kekuatan penting dalam kepemimpinan Tgk Amran saat ini.


"Orang luar bisa saja menginginkan sesuatu demi sesuatu di Aceh Selatan, namun yang terpenting adalah bagaimana kearifan kepemimpinan untuk menghadirkan kebijakan dan kebijaksanaan di daerah berjuluk bumi pala itu. Kita bersyukur jika Bupati Aceh Selatan tidak mudah masuk angin macam-macam dari orang luar Aceh Selatan yang belum tentu peduli dengan kebutuhan Aceh Selatan, siapapun itu," ucap Muzakir.


Mantan Wakil Ketua PAS itu kembali menegaskan, bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya langkah bijaksana Bupati Aceh Selatan dalam menjalankan pemerintahan. Salah satunya termasuk dengan membuka kembali seleksi terbuka dan mengadakan uji kompetensi beberapa SKPK baik itu Dinkes, BPKSDM ataupun SKPK yang disinyalir kurang efektif kinerjanya.


"Kita harapkan Aceh Selatan ke depan terus berbenah ke arah yang lebih baik dengan memanfaatkan potensi SDM lokal sebagai prioritas," pungkas Politisi Muda Aceh Selatan yang kini berkiprah di ibukota provinsi.[*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini