-->

Iklan

Bupati Aceh Tamiang Luncurkan 12.566 Kartu Tani Pupuk Subsidi

05 Februari, 2021, 16.28 WIB Last Updated 2021-02-05T09:47:46Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Sebanyak 12.566 (dua belas ribu lima ratus enam puluh enam) Kartu Tani Pupuk Subsidi diluncurkan secara resmi oleh Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn untuk para Kelompok Tani yang ada di Bumi Muda Sedia, Kamis (04/02/2021).


Penerbitan Kartu Tani merupakan wujud nyata upaya pemerintah untuk membantu petani. Bupati Mursil mengungkapkan kesejahteraan akan lebih merata dan pemberian subsidi pupuk akan lebih tepat sasaran dengan adanya kartu tersebut. Ada beberapa fungsi lainnya dari manfaat kartu ini, Ia bisa dijadikan sebagai tabungan dan dompet/ewallet untuk belanja alokasi.

“Para petani tidak diberi uang, melainkan bantuan langsung berupa kuota atau alokasi pupuk subsidi yang didapat petani pemegang kartu,” kata Mursil.

Sebagai Informasi, mekanisme dari penggunaan kartu tani ialah penerima kartu datang ke kios yang telah ditunjuk pemerintah dan BNI, menunjukkan kartu tani di dalam kartu ada kuota/saldo beberapa banyak pupuk yang bisa ditebus petani dan selanjutnya petani tinggal mengambil pupuk subsidi sesuai kebutuhan.

Sebelumnya dalam laporannya, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Perternakan M. Yunus, SP, menyampaikan para penerima kartu tani merupakan anggota kelompok tani aktif dan terdaftar dalam e-RDKK (meliputi NIK, Nama, Alamat, Luasan lahan usaha tani/kepemilikan ternak).

Tepat sekira pukul 15.24 Wib, Bupati Mursil meluncurkan secara kepada perwakilan masing -masing kecamatan 11 (sebelas) orang kelompok tani diantaranya Manyak Payed (Bijih Mata), Karang Baru (Tani Jaya), Sekerak (Mandiri), Seruway (Pelopor), Tamiang Hulu (Bina Usaha), tenggulun (Berani Maju), Kejuruan Muda(Meranti Jaya), Banda Mulia (dono Rejo Maju Jaya), Bandar Pusaka (Jemay), Rantau (Ingin Jaya), Bendahara(Subur Tani).

Hadir dalam acara tersebut Perwakilan Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, Kadis Pertanian, Kepala BNI Syariah Kcp Kualasimpang, kepala BSI Kcp Kualasimpang, KTNA Aceh Tamiang, dan Badan Penyuluhan Aceh Tamiang.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini