-->

1 Pelaku Begal Dum Truck di Aceh Tamiang Berhasil Diringkus Polisi, 3 Lainnya DPO

04 Maret, 2021, 22.47 WIB Last Updated 2021-03-04T17:10:19Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Satu dari empat pelaku begal yang terlibat melakukan penganiayaan terhadap Azhar (41) warga Dusun Rahmat, Desa Sungai Lung, Kecamatan Langsa timur dan merampok dum truck milik korban, pada Kamis (18/02/2021) dini hari lalu, berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Aceh Tamiang.

Pelaku begal yang berhasil diringkus berinisial IP (41) warga Dusun Alur Batu, Desa Suka Ramai II, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan SIK melalui Kasatreskrim AKP Agus Riwayanto. Kamis, (04/03/2021), menyampaikan, satu dari empat pelaku yang diduga terlibat perampokan dum truck di Seumadam, yakni IP (41) sudah diamankan dari kediamannya di Dusun Alur Batu, Desa Suka Ramai II, Kecamatan Seruway.

Menurut keterangan Kasatreskrim AKP Agus Riwayanto, penangkapan pelaku IP berdasarkan dari hasil penyelidikan dan informasi yang dikumpulkan dari masyarakat. Saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan dan telah mengakui perbuatannya, sementara tiga rekannya masih dalam pengejaran petugas.

"Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan dan sekarang masih dimintai keterangan. Dalam penangkapan ini, petugas menjadikan ponsel pelaku dan sebuah alat yang digunakan menyekap korban sebagai barang bukti," ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang.

"Tiga lagi sedang kita buru, identitas sudah diketahui," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis, 18 Februari 2021 dini hari lalu, pelaku IP dan tiga rekannya mengintai korban Azhar (41) warga Dusun Rahmat, Desa Sungai Lung, Kecamatan Langsa timur yang sedang mengendarai dum truck bernopol BL 8689 N, mengangkut material koral dari Pulo Tiga.

Kemudian pelaku IP dan tiga rekannya yang saat itu mengendarai mobil Suzuki Swif menyalip/menghadang dum truck yang dikendarai korban di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan kawasan Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda.

Usai berhasil masuk ke dalam dum truck, kawanan pelaku langsung melumpuhkan korban dengan cara mengikat tangan dan menutup mata korban dengan menggunakan lakban, lalu menganiaya korban.

Puncak kesadisan pelaku terjadi ketika korban diturunkan di areal perkebunan Opak sekaligus melarikan dum truck milik korban.[*/Red]

 

Komentar

Tampilkan

Terkini