-->

Lama Terbengkalai, Tim Provinsi Aceh Siap Rampungkan Pembangunan Stadion Tamiang

06 Maret, 2021, 22.02 WIB Last Updated 2021-03-06T23:38:38Z

Kadisparpora Aceh Tamiang, Muslizar (kanan) mendampingi tim provinsi saat meninjau stadion, Sabtu (6/3/2021).

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Stadion sepak bola Kabupaten Aceh Tamiang yang terletak di Jalan Medan - Banda Aceh kawasan Kampung Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, terbengkalai setelah tahapan pembangunannya terhenti sejak 2018 lalu.

Kondisi ini dipaparkan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tamiang Muslizar, S.Pd, MM, di hadapan tim identifikasi kegiatan terbengkalai Biro Pembangunan Pemerintah Aceh, Sabtu (06/03/2021).

Muslizar yang didampingi tim dari Dinas PUPR dan Kabag Ekobang Setdakab Aceh Tamiang Nur Asma menjelaskan, stadion yang dibangun sejak 2012 ini baru memasuki tahap pengerjaan 40 persen. 

Meski begitu, terang Muslizar, lapangan stadion sudah bisa difungsikan dan selama ini sudah rutin digunakan untuk pertandingan eksebisi sepak bola.

"Yang perlu dibenahi, yakni tribun penonton, ruangan untuk pemain dan ofisial, lintasan lari, juga pagar di sekeliling stadion. Diperkirakan, dana yang dibutuhkan untuk merampungkan pembangunan tersebut sekitar Rp 40 miliar," ungkap Muslizar.

Di hadapan tim bentukan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Muslizar juga sempat menyinggung tentang kepastian pemilik aset stadion, karena menyangkut sumber dana pembangunannya. 

Kendala hari ini, Aceh Tamiang tidak memiliki alokasi anggaran, makanya perlu kejelasan, apakah bisa menggunakan anggaran provinsi.

"Setelah meninjau langsung kondisi stadion, mereka menyatakan stadion kita masuk kategori aset terbengkalai," ungkap Muslizar.

Selain stadion, Muslizar sempat membawa tim identifikasi ke GOR yang letaknya di sebelah stadion.  Pembangunan tersebut dinilai belum sempurna karena harus dilakukan penyempurnaan di beberapa sisi gedung. 

Namun setelah meninjau langsung kondisi GOR, tim tersebut menyatakan bahwa gedung GOR tidak masuk katergori terbengkalai karena sudah difungsikan sebagai lapangan basket, bulutangkis, dan tenis meja.

“GOR dinyatakan tidak terbengkalai, artinya kita fokus mendorong penyelesaian stadion, ini yang paling menonjol," kata Muslizar. 

Tim bentukan Gubernur Aceh Nova Iriansyah ini, secara khusus memang dikirim untuk mendata ulang aset terbengkalai di daerah.

Tim ini dilaporkan telah mengantongi sembilan paket aset terbengkalai di Aceh Tamiang, di antaranya stadion dan jalan by pass Aceh tamiang atau jalan elak.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini