-->

Iklan

Selain Musibah Menimpa Bocah 9 Tahun, Dikabarkan Seorang Nelayan di Birem Bayeun - Aceh Timur Ditemukan Meninggal di Alur Bedil

09 Juni, 2021, 23.11 WIB Last Updated 2021-06-09T16:11:34Z

LINTAS ATJEH | ACEH TIMUR - Selain musibah menimpa seorang bocah Muhammad Hafiz (9), di Gampong Merbo Dua, meninggal dunia akibat tenggelam di kolam ikan milik warga, dikabarkan juga seorang nelayan bernama Hasan Puteh (52) warga Dusun sejati, Gampong, Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, ditemukan meninggal dunia, Rabu (09/06/2021). 

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan yang sedang menjala udang di aliran sungai (Alue Bedil_Red) bernama Sutrisno (60) dengan posisi korban berada di atas sampan dalam keadaan miring dengan tangan di tanah dan kepala berada dalam air sungai, kawasan dapur arang, Gampong Birem Rayeuk, sekitar pukul 16.30 WIB.  

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Harianto, SH, MH, saat dihubungi LintasAtjeh.com, membenarkan tentang terjadinya musibah tersebut.

Iptu Eko menjelaskan, musibah tentang nelayan yang meninggal tersebut diketahui pertama kali oleh nelayan setempat bernama Sutrisno (60) yang saat itu mau menjala udang di alur sungai (Alur Bedil) kawasan dapur arang.

Saat itu sekitar pukul 16.30 WIB, saksi Sutrisno datang ke lokasi dimana korban ditemukan, mau menjala udang di Alur Bedil Gampong Birem Rayeuk.
Namun saksi melihat ada satu perahu dalam posisi miring, dan kemudian saksi melihat ternyata ada korban Hasan Puteh di dalam perahu dengan kondisi masih terduduk.

Namun badan korban sudah jatuh ke samping bersama dengan sampannya yang miring mengarah ke tepi sungai (Alur Bedil). 

Melihat itu, jelas Kapolsek Birem Bayeun, saksi Sutrisno langsung berlari meminta pertolongan atau melaporkan kejadian itu kepada masyarakat sekitar.

Kemudian masyarakat pun langsung melaporkan ke Polsek Birem Bayeun yang tidak berada terlalu jauh dari lokasi kejadian.

Saat petugas Polsek Birem Bayeun dan warga ke lokasi, menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia di sampan dengan posisi sampan miring ke alur bersamaan dengan korban. 

TERIMA KASIH TELAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Saat petugas kita dan warga sampai ke lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," terang Kapolsek Birem Bayeun Eko Harianto, SH, MH.

Terkait musibah yang menimpa seorang bocah yang bernama Muhammad Hafiz (9), dikabarkan Rabu (09/06/2021) sekitar pukul 17.00 WIB ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di kolam ikan milik warga di Gampong Merbo Dua, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Berdasarkan informasi yang temukan LintasAtjeh.com, sebelumnya, korban bersama beberapa orang teman sebayanya berenang di kolam air tawar yang memiliki kedalamannya sekitar 1 meteran.

Namun, korban tiba-tiba tenggelam ke dasar kolam. Selanjutnya teman korban langsung menjerit dan lari untuk mencari pertolongan ke warga di daerah sekitar.

Sejumlah warga yang mengetahui insiden tersebut, mereka langsung menuju ke lokasi kejadian lalu melakukan penyelaman mencari korban yang telah tenggelam di kolam di tanah sekitar 2 rante tersebut.

Saat ditemukan warga, korban Muhammad Hafiz, anak dari pasangan Muliadi dan Mesti warga Gampong Merbo Dua ini sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban awalnya sempat dilarikan ke Puskesmas Rantau Seulamat oleh warga dan ortunya, namun saat diperiksa oleh medis korban sudah tidak bernyawa. 

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Harianto, SH, MH, saat dihubungi LintasAtjeh.com, membenarkan insiden yang menimpa bocah 9 tahun yang bernama Muhammad Hafiz, meninggal dunia di kolam air tawar, di Gampong Merbo Dua itu. 

"Benar ada insiden anak tenggelam dan meninggal dunia di kolam Gampong Merbo Dua, petugas kita sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan," sebut Kapolsek Birem Bayeun itu.[*/Red]
 

Komentar

Tampilkan

Terkini