-->

Iklan

Tanggul Rusak, Petani Desa Paya Undan Terancam Gagal Panen

07 Juli, 2021, 18.21 WIB Last Updated 2021-07-07T11:21:35Z
LINTAS ATJEH | NAGAN RAYA - Kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyebabkan tanggul di Desa Paya Undan, Kecamatan Seunagan, rusak parah.

Pantuan awak media, Rabu (07/07/2021)  di lokasi, selain rusaknya tanggul mengancam Desa Paya Undan,  gagal panen juga bisa melanda di sejumlah desa lainnya diantaranya di Kecamatan Seunagan, Kulu, Blang Murong  dan Kecamatan Suka Makmue, Gampong Teungeh, dan Mereubo.

Kades Kulu, Musriadi kepada awak media mengatakan, tanggul saat rusak selalu diperbaiki secara gotong royong.

"Meskipun berkali-kali dilakukan gotong royong, namun tanggul tersebut selalu rusak karena di terjang banjir. Sehingga tidak bisa bertahan lama apalagi dekat dengan sungai," terangnya.

Ia menjelaskan, selain itu tanggul di sebelah kanan serta sebagian atas terlihat sudah patah. Hal ini akan sangat mengancam para petani, tidak  mendapat suplai air saat musim kemarau. Apalagi tanggul sebelah sudah rusak dan hanya dengan beberapa pasir goni sebagau penanganan darurat agar dapat menahan tanggul tersebut.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Ia mengaku, sudah beberapa kali menaikkan permohonan untuk dapat dibantu oleh pemerintah melalui Dinas Pengairan (PUPR) Nagan Raya  namun tidak ada respon sama sekali.

Secara terpisah, Siti Warni petani setempat menjelaskan, sejak tanggul rusak para petani selalu rugi dan gagal panen akibat tanggul tak kunjung siap.

"Kami berharap agar tanggul tersebut harus diperbaiki supaya kami yang petani ini bisa memanen hasil padi," harapnya.

Sementara Kadis PUPR Tamarlan ST  mengatakan, berjanji akan turun ke lokasi. "Iya nanti kita cek ke lokasi tanggul  mana yang rusak, baru dilakukan perbaikan dalam bentuk pemeliharaan," ungkapnya saat dikonfirmasi.[Ms]
Komentar

Tampilkan

Terkini