-->

HAkA Berikan Pelatihan Global Forest Watch ke Personel Polres Aceh Selatan

02 September, 2021, 21.40 WIB Last Updated 2021-09-02T14:42:04Z

LINTAS ATJEH | ACEH SELATAN - Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) memberikan pelatihan Global Forest Watch kepada personil Tipidter di lingkup Kepolisian Resor (Polres) dan Kepolisian Sektor (Polsek) Aceh Selatan, yang berjumlah lima belas orang. Pelatihan ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama pelatihan berlangsung. Pelatihan dilaksanakan pada Hari Selasa, pada tanggal 31 Agustus 2021 itu, berlangsung di Aula Polres Aceh Selatan. 

Dalam rilisnya,  Kamis (02/09/2021), pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Polres Aceh Selatan, AKBP Ardanto Nugroho S.I.K., S.H, M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, Leuser yang sebagian besarnya terletak di Provinsi Aceh telah menjadi perhatian banyak kalangan sejak lama. Tidak hanya di Aceh atau Indonesia, namun juga dunia.


"Kawasan ini dikenal sebagai paru-paru dunia yang menjadi salah satu penyumbang oksigen terbesar di dunia," paparnya. 


Pelatihan ini, lanjutnya, dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi materi dan sesi lapangan. Pada sesi materi, pemateri yang berasal dari Yayasan HAkA memaparkan terkait pemanfaatan Global Forest Watch dan fitur-fitur yang berada di dalamnya, baik versi yang di akses dari komputer maupun versi smartphone.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACAA LINTASATJEH.COM


Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan pemanfaatan aplikasi Forest Watcher (FW) untuk navigasi ke lapangan guna memeriksa data GLAD langsung ke lapangan. Peserta datang langsung ke lokasi GLAD yang diidentifikasi melalui Global Forest Watch di daerah Meukek untuk memeriksa, apakah benar terjadi penebangan pohon di area tersebut ataukah tidak?


Selain itu, Kapolres Aceh Selatan, Ardanto juga mengatakan bahwa teknologi yang telah jauh berkembang, memungkinkan kita untuk mengetahui seluruh kondisi permukaan bumi melalui citra satelit. Hal ini selaras dengan teknologi yang terdapat di dalam Global Forest Watch, di mana kita bisa mengetahui informasi potensi kehilangan tutupan pohon lebih cepat di hampir setiap lokasi di seluruh dunia.


"Dengan diadakannya pelatihan Global Forest Watch di lingkup Polres Aceh Selatan, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemantauan hutan secara seksama dengan lebih baik kedepannya," harapnya. 


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Meukek, Dani Indra, juga turut memberikan pendapatnya terkait Global Forest Watch.


"Global Forest Watch sangat baik untuk kegiatan pemantauan hutan, karena datanya up to date dan aplikasi Forest Watcher juga sangat bagus, karena dapat langsung membantu navigasi ke lokasi kehilangan pohon," katanya.


"Harapannya, Global Forest Watch dapat dimasukkan ke dalam sistem pekerjaan mereka sehari-hari, seperti halnya aplikasi Lancang Kuning yang datanya wajib untuk langsung diperiksa begitu data tersebut keluar," pungkasnya.[*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini