-->




 


Di Aceh, Total 84.382 Orang Divaksin Covid-19

03 November, 2021, 04.56 WIB Last Updated 2021-11-02T21:56:14Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi semakin meningkat, terbukti pada hari ini, Selasa (02/11/2021), sebanyak 1.779 orang menerima suntikan vaksin Covid-19 pada pelaksanaan vaksinasi massal yang berlangsung di Banda Aceh Convention Hall (BACH). Jumlah itu termasuk salah satu capaian harian terbesar sejak Oktober 2021.

Dengan penambahan angka itu, maka sampai hari ini, telah mencapai 84.382 orang yang sudah disuntik vaksin dalam dua tahapan pelaksanaan vaksinasi massal Pemerintah Aceh.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi massal tahap ke dua di hari ke 95 tersebut. Mereka yang disuntik vaksin dosis kedua lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang disuntik vaksin dosis pertama.

“815 orang disuntik dosis pertama, sementara 963 orang disuntik dosis kedua, dan 15 mereka yang tertunda suntik beberapa waktu lalu, sementara 73 sisanya adalah mereka yang batal menerima suntikan vaksin dengan alasan medis tertentu,” kata Iswanto.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Iswanto menuturkan, antusiasme masyarakat terhadap vaksin Covid-19 masih tinggi. Hal itu menandai bahwa masyarakat semakin sadar dan percaya akan adanya Covid-19 dan vaksin adalah salah satu ikhtiar untuk mengatasi pandemi. 

“Masyarakat semakin sadar dan mereka juga sudah yakin sepenuhnya vaksin yang diberikan aman dan halal. Vaksinasi merupakan usaha bersama serta bagian dari ikhtiar kita untuk melawan dan memutuskan mata rantai Covid-19 di Aceh,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh itu.

Selain itu, Iswanto menyebutkan, ribuan orang yang divaksin tersebut tidak lepas dari kerja keras para vaksinator. Mereka bekerja sampai sore hari, dengan tujuan melayani seluruh masyarakat Aceh.

“Mereka (vaksinator) telah menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga rakyat Aceh sehingga tidak tertular virus Covid-19,” pungkas Iswanto.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+