-->




 


Mengerikan!!! Ternyata Paham NII Sudah Menyebar Nyaris di Seluruh Kecamatan di Garut

21 Januari, 2022, 23.00 WIB Last Updated 2022-01-22T01:01:58Z
Potongan video pengibaran bendera NII dan ajakan masuk NII oleh orang yang mengaku jenderal NII yang beredar di media sosial kembali menggemparkan masyarakat Garut. /Tangkapan Layar

LINTAS ATJEH | GARUT - Penyebaran paham radikalisme Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Kabupaten Garut ternyata sudah sedemikian marak. Nyaris seluruh wilayah kecamatan di Garut saat ini sudah terpapar paham yang disebut-sebut lanjutan dari Darul Islam (DI) ini.

Ditemui di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut, Ketua Tanfidziyah PCNU Garut, KH Atjeng Abdul Wahid atau Ceng Wahid, menyebutkan pihaknya terus memantau pergerakan kelompok NII di Garut.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, ternyata pergerakan kelompok NII di Garut ini sudah terbilang marak dan mengkhawatirkan.

Diungkapkannya, dari 42 kecamatan yang ada di Garut, saat ini 41 di antaranya sudah terpapar paham NII. Dengan kata lain, hanya 1 kecamatan di Kabupaten Garut yang saat ini belum terpapar paham NII.

"Sungguh sangat mengerikan, dari 42 kecamatan atau istilah di kami MWC (Majelis Wakil Cabang) yang ada di Garut, 41 di antaranya sudah terpapar paham radikal NII. Ini membuktikan bahwa pergerakan NII di Garut sudah sangat mengkhawatirkan dan benar-benar harus mendapatkan penanganan serius," kata Ceng Wahid, Jumat 21 Januari 2022.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Kenyataan ini disebutkan Ceng Wahid tentu sangat mengejutkan sekaligus memprihatinkan. Ini juga menunjukan betapa leluasanya kelompok NII ini melakukan pergerakan sehingga pahamnya bisa menyebar dengan massif hampir di seluruh wilayah di Garut.

Diakuinya, pemerintah dan pihaknya pun telah kecolongan dengan kejadian seperti ini. Ia pun mengajak jajaran pemerintahan untuk sama-sama melakukan tindakan nyata guna menangani permasalahan yang dinilainya sudah sangat membahayakan ini.

"Pemerintah sudah kecolongan dalam hal ini. Harus diakui, jika kami juga merasa kecolongan. Makanya mari kita sama-sama melakukan langkah nyata untuk menangani permasalahan ini secara bersama-sama karena ini tak bisa dibiarkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ceng Wahid pun kembali mengingatkan tentang bahayanya paham NII ini. NII yang tumbuh dan berkembang di Garut ini dinilainya merupakan kelompok radikal, tak ubahnya seperti kelompok Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang telah melakukan pemberontakan di Indonesia dan Garut saat itu menjadi "sarang" kelompok ini.

Bahkan Ceng Wahid menyampaikan jika NII yang saat ini tumbuh dan berkembang di Garut merupakan lanjutan dari DI/TII sehingga tak kalah membahayakannya bagi keamanan negara. Tujuan NII dan DI/TII pun dinilainya sama yakni ingin mendirikan negara Islam di dalam Negara Republik Indonesia.

Apa yang terjadi selama ini menurutnya sudah sangat cukup membuktikan keberadaan NII di Garut yang sudah semakin tumbuh dan berkembang sehingga benar-benar memerlukan perhatian serius semua kalangan terutama pemerintah.

Adanya ketegasan pemerintah dipercaya Ceng Wahid akan mampu menekan bahkan memberantas NII sebelum paham tersebut terus membesar dan kian membahayakan keamanan negara.

"Pemda harus all out dalam melakukan penanganannya. Jangan tunggu paham NII lebih besar dan lebih kuat sehingga benar-benar akan membahayakan mengingat ini adalah kelompok radikalisme yang menurut saya erat kaitannya dengan DI/TII," ucap Ceng Wahid.[Pikiran Rakyat]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+