-->



Protes Investasi Bodong, Puluhan Mahasiswa Desak Kapolri Copot Kapolres Bireuen

10 Maret, 2022, 22.40 WIB Last Updated 2022-03-10T15:42:00Z

LINTAS ATJEH | JAKARTA - Puluhan mahasiswa perwakilan Provinsi Aceh di jakarta melakukan aksi unjuk rasa mendesak Kapolri copot Kapolres Bireuen, karena tidak becus mengurus investasi bodong Gate Solution Club (GSC). Di duga telah mengorbankan ribuan masyarakat Aceh.

Aksi unjuk rasa tersebut, berlangsung di depan Mabes Polri. Puluhan mahasiswa perwakilan Aceh mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Bireuen, Kamis (10/03/2022).


Koordinator Lapangan (Korlap)  Agus Maulidar,  meminta Kapolri agar mencopot Kapolres Bireuen dari jabatannya. Alasannya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh. GSC merupakan entitas ilegal yang telah dihentikan kegiatan usahanya sejak tahun 2019.


"Kami menduga GSC merupakan entitas ilegal. Pasalnya, kegiatan usahanya telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK sejak tahun 2019, tapi masih juga beroperasi di Bireuen," tegasnya. 


"Salah satu oknum GSC perwakilan aceh bernama Muhammad yang menjadi top leader di Aceh adalah aktor utama dalam mengajak dan meyakinkan para calon member dengan iming-iming keuntungan yang besar," sebutnya. 


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Agus juga menyebutkan, pihaknya sudah pernah mendatangi Polres Bireuen untuk melaporkan muhammad atas dugaan kasus investasi bodong. Naifnya, laporan tersebut tidak masuk menjadi Laporan Polisi (LP). 


"Padahal, kalau kita lihat dari rentetan sindikat kasus investasi bodong ini jelas merugikan masyarakat," kata Agus. 


"Saya melihat seolah olah saudara Muhammad, seperti tidak berdosa, dan saya mencurigai bahwa ada oknum yang melindungi dan membenarkan aktivitas penipuan ini," jelasnya. 


Bahkan lanjutnya, ratusan warga yang menanamkan modalnya di perusahaan GSC investasi di Bireuen juga pernah mendatangi Mapolres setempat untuk melaporkan GSC. Namun belum mendapatkan titik temu sampai saat ini. 


"Kapolres Bireuen harusnya melihat persoalan ini yang menjadi prioritas dalam memutuskan mata rantai sindikat kejahatan di Aceh," ujar Agus.


"Kami hanya meminta kerugian yang di alami oleh masyarakat yang menjadi korban harus segera diselesaikan oleh pihak berwajib, tapi kalau tidak, kami akan terus menyuarakan di Mabes Polri agar kapolres bireun di copot dan diganti dengan sosok yang benar-benar komit untuk menyelesaikan persoalan di Bireun," tutup Agus Maulidar.[WA/*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini