-->




 


Setoran Tunai di Lingkaran Penambangan Minyak Ilegal

13 Maret, 2022, 17.31 WIB Last Updated 2022-03-13T10:31:41Z

LINTAS ATJEH | ACEH TIMUR - Dibalik meledaknya sumur minyak ilegal di Kecamatan Rantau Panjang Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh yang telah terjadi beberapa kali sampai memakan korban jiwa, terungkap uang setoran ke pihak oknum penegak hukum dan keamanan.

Hasil investigasi Tim Media yang terjadi dari wartawan media online dan televisi di lokasi penambangan minyak ilegal tersebut bahwa adanya uang setoran kepada oknum- oknum aparat.


Menuntut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya demi keamanan diri kepada awak media bahwa maraknya sumur minyak ilegal di daerah ini karena setiap setiap pemilik sumur harus menyetorkan uang kepada pihak aparat penegak hukum.


"Masalah setoran ke pihak penegak hukum ini sudah menjadi rahasia umum," ujarnya.


"Untuk memuluskan penjualan minyak harus menyetorkan sejumlah uang kepada oknum aparat dengan hitungan per truk," imbuhnya.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Menanggapi persoalan adanya setoran kepada oknum-oknum aparat, Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (13/03/2022) pukul 13.19 WIB, menyampaikan bantahannya terkait adanya setoran ke pihak penegak hukum dan masalah tersebut sedang ditangani oleh pihak penegak hukum (Gakkum).


"Sampai dengan saat ini tidak ada itu, persoalan ini sudah mulai kami proses gakkum," tulis Kapolres Aceh Timur.


"Besok saya, Bupati dan Dandim akan ke TKP. Kunjungi yang luka dan berempati kepada yang meninggal dunia," lanjutnya untuk mengalihkan pokok pertanyaan terkait uang setoran.


Kapolres juga menyampaikan bahwa insiden meledaknya sumur minyak minyak ilegal di daerah tersebut sudah terjadi beberapa kali.


"Hal ini bukan persoalan baru dan sudah pernah terjadi ya. Himbauan pemerintah dan Polri sudah selalu di berikan, tapi masyarakat kita disini tidak mau menghiraukan. Besok kami kesana silahkan jika mau liput," terangnya.


Saat kembali ditanyakan tanggapan dari Kapolres terkait isu tentang adanya setoran ke pihak oknum aparat, ia kembali membantah perihal itu.


"Tidak ada itu, silahkan jika besok mau gabung ya," bantahnya dan coba mengalihkan pertanyaan LintasAtjeh.com.


"Kita mau menyelesaikan persoalan peristiwa yang terjadi dan membantu masyarakat," tutupnya. [Sm]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+