-->




 


Puluhan Massa dari Gemmar Geruduk Kantor DPRK Nagan Raya

20 April, 2022, 23.31 WIB Last Updated 2022-04-20T16:34:09Z

LINTAS ATJEH | NAGAN RAYA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Membela Rakyat (Gemmar) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Nagan Raya, Rabu (20/04/2022).

Aksi damai tersebut dilakukan mahasiswa pada pukul 14.00 WIB di kawal langsung oleh Kapolres Nagan Raya. Setelah beberapa pendemo menyampaikan aksinya massa aksi juga membakar ban di depan kantor DPRK setempat.


Dalam orasi tersebut, ketua Gemmar Mizwar meminta DPRK untuk menyurati Presiden untuk mengevaluasi menteri Mengko Marves dan menteri investasi (BKPM), untuk menolak kenaikan pajak PPN 11 persen dan menolak kebaikan harga BBM.


Tidak hanya itu, Gemmar juga mendesak DPRK untuk mengawasi penyaluran minyak goreng dan mendesak balai pelaksanaan jalan nasional Provinsi Aceh demi mempercepat perbaikan jalan lintas nasional di depan PLTU Nagan Raya, 


Selain itu mereka juga mendesak Pemkab Nagan Raya dan DPRK harus mengevaluasi seluruh perusahaan tambang yang melakukan eksploitasi di wilayah tersebut.


Dalam aksi tersebut mahasiswa juga meminta, Pemkab Nagan Raya untuk menyurati Pemerintah Aceh demi mempercepat perbaikan terhadap jalan Tripa yang mengalami abrasi sungai.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


“Kami juga meminta Pemerintah dan DPRK Nagan Raya untuk melakukan sosialisasi terhadap pencegahan pelecehan seksual dan KDRT dan meningkatkan kualitas pendidikan serta mempercepat membuka mesjid Baitul A'la giok agar dapat di akses oleh Masyarakat umum,” tegasnya.


“Dalam hal itu kami juga mendorong pihak kepolisian dalam memberantas mafia BBM bersubsidi di Nagan Raya,” tuturnya dalam orasi.


Setelah melakukan orasi, sejumlah mahasiswa di perbolehkan masuk ke kantor DPRK untuk melakukan koordinasi dan menandatangani petisi kepada DPRK Nagan Raya. Dalam koordinasi tersebut di beri waktu 43 hari untuk dapat menyelesaikan tuntutan tersebut.


"Jika dalam waktu yang telah kami ditentukan, dan pihak yang terkait tidak menepati. Kami akan melakukan aksi besar-besaran dan akan menurunkan masa lebih banyak lagi," pungkasnya.


Pendapat tersebut ditanggapi Wakil Ketua I DPRK Dedi Irmayanda dan didampingi Wakil ketua II DPRK Hj. Puji Hartini, Anggota Saiful Bahri, Junid Ariyanto dan Sugianto. berjanji akan menyampaikan hal ini kepada ketua DPRK Nagan Raya dan 25 anggota lainnya.[Ms]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+