-->

Sungguh Miris, Kemanakah Pendidikan Kampus Aceh Tamiang?

29 Agustus, 2022, 19.12 WIB Last Updated 2022-08-29T12:13:00Z
LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Mahasiswa Aceh Tamiang mempertanyakan fungsi gedung  yang telah usang yang dibangun pada tahun 2013, pada masa jabatan Bupati Hamdan Sati pada masa itu dan sempat aktif sampai tahun 2019.

Kini menjadi begitu angker seakan-akan Pemerintah Aceh Tamiang membangun gedung itu tempat uji nyali, yang seharusnya gedung itu sebagai wadah tempat menuntut ilmu ,dan menjadi cikal-bakal pendidikan di bidang pertanian. Hal ini menjadi pertanyaan besar bagi seorang pemuda yang pernah berkuliah di kampus tersebut .

Muhammad Irfan Zikri selaku Sekretaris SEMMI Aceh Tamiang dan juga anggota MAPEL Provinsi Aceh sangat kecewa atas terbengkalainya gedung tersebut.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Saya tidak habis pikir atas kinerja Pemkab Aceh Tamiang yang seakan-akan menelantarkan gedung tersebut. Padahal gedung tersebut mempunyai potensi besar untuk merekrut calon-calon sarjana muda di bidang pertanian yang menjadi harapan besar untuk kemajuan pertanian di Aceh Tamiang," sebutnya. 

"Apalagi  letak kampus yang sangat strategis berada lintas jalan Medan-Banda Aceh dan ini menjadi sebuah kekecewaan bagi kami mahasiswa atas janji-janji politik Bapak Bupati Aceh Tamiang H. Mursil SH, Mkn, dalam bidang pendidikan, yaitu rakyat tidak miskin, rakyat tidak lapar dan rakyat tidak bodoh," ungkapnya.

Ia berharap diaktifkannya kembali gedung kampus tersebut dan Pemkab Aceh Tamiang mau lebih perduli tentang perkembangan pendidikan di Aceh Tamiang.

"Besar harapan kami agar kiranya dibentuk tim khusus untuk membahas tentang pengaktifkan kembali gedung kampus politeknik yang berada di Aceh Tamiang serta membentuk tim pengawasan dari instansi terkait tanpa  adanya orientasi politik di dalamnya," tutup Muhammad Irfan Zikri, Senin (29/08/2022).[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini