-->

Walaupun Pelayanan PDAM Tirta Keumuning Diduga Buruk, Pelanggan Terpaksa Lunasi Tagihan

06 Agustus, 2022, 20.59 WIB Last Updated 2022-08-06T14:34:39Z


LINTAS ATJEH | LANGSA - Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuning yang berada di Kecamatan Langsa Timur mengeluhkan tentang pelayanan yang diberikan oleh perusahaan tersebut.

Salah seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya saat ditemui LintasAtjeh.com di kediamannya, Jum'at (05/08/2022) menyampaikan keluhannya tentang pelayanan tidak sesuai dengan tagihan meter air yang harus dilunasi setiap bulannya.


"Kami di Kecamatan Langsa Timur yang menggunakan jasa PDAM Tirta Keumuning harus menggunakan mesin pompa air seperti yang disarankan oleh pihak PDAM, namun hal itu juga tidak membantu kami untuk mendapatkan air," ungkapnya.


Ia juga memaparkan bahwa selama 7 bulan para pelanggan di Kecamatan Langsa Timur jika dihitung mendapatkan air hanya sebulan saja, hal itu tidak sesuai dengan tagihan yang harus dibayar setiap bulannya.


"Tidak jarang mesin pompa air hanya menghasilkan angin saja sehingga membuat meteran air berputar. Jadi kami harus membayar angin tersebut kepada PDAM," keluhnya.


"Jika kami tidak melunasi tagihan, maka petugas PDAM yang didampingi pihak penegak hukum akan memutus atau mencabut meteran air," imbuhnya.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Keumuning, Azzahir, SE saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com melalui telepon seluler, Sabtu (06/08/2022) mengatakan bahwa terkait keluhan pelayanan dirinya menganjurkan agar pelanggan langsung menyampaikan keluhannya ke Kantor PDAM atau mendownload aplikasi pengaduan.


"Untuk keluhan pelanggan kami sudah 2 tahun yang lalu membuat aplikasi pengaduan, suruh aja pelanggan itu mendownload @PDAM aplikasi pengaduan ada disitu. Jadi biasakan gunakan aplikasi tersebut untuk menyampaikan keluhannya," ucap Azzahir.


Dikatakannya, penggunaan aplikasi untuk menyampaikan keluhannya agar lebih tepat dan agar mempermudah petugas untuk mengecek ke lapangan.


"Tapi pelanggan itu harus ketemu dengan petugas PDAM terlebih dahulu agar dapat ditanyakan apa yang dikeluhkan. Jadi bukan dari saya untuk menjawabnya, petugas yang akan datang ke rumah pelanggan," ungkapnya.


Kemudian pernyataan aneh dari Azzahir yang memerintahkan LintasAtjeh.com untuk menyarankan para pelanggan agar langsung datang ke kantor atau menggunakan aplikasi pengaduan menyampaikan keluhannya.


"Kenapa pelanggan mengadu ke media, tapi boleh lah ke media. Tapi media harus menganjurkan pelanggan untuk mengadu ke kantor atau menyampaikan di aplikasi yang tersedia agar bisa langsung ditanggapi," tandasnya. [Sm]

Komentar

Tampilkan

Terkini