-->

Tiba di Meuligoe Aceh Tamiang, Pj Bupati 'Meurah Budiman' Disambut oleh Pimpinan DPRK dan Sejumlah Pejabat

02 Januari, 2023, 10.52 WIB Last Updated 2023-01-02T22:08:42Z

Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman (dua dari kanan) sedang melaksanakan doa bersama dengan Ketua DPRK, Wakil Ketua DPRK, Sekda, Anggota DPRK dan sejumlah Kepala SKPK, di Meuligoe (Pendopo) Bupati Aceh Tamiang, yang beralamat di Kota Kualasimpang, Minggu, (01/01/2023) malam.

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Drs. Meurah Budiman, SH, MH, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang yang dilantik Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki pada Kamis 29 Desember 2022 kemarin, telah tiba di Bumi Muda Sedia, Minggu, (01/01/2023) sekira pukul 22.20 WIB.

Amatan LintasAtjeh.com, kedatangan Pj Bupati Aceh Tamiang di Pendopo (Meuligoe) Kualasimpang disambut langsung oleh Sekda H. Drs. Asra, Pimpinan DPRK Suprianto, ST dan Fadlon, SH, serta sejumlah Kepala SKPK juga para tokoh masyarakat di kabupaten setempat.

Diketahui, Meurah Budiman yang sebelumnya menduduki jabatan Kakanwil Kemenkumham) Aceh tersebut dilantik oleh Pj Gubernur Aceh sebagai Pj Bupati Aceh Tamiang, pada 28 Desember 2022 kemarin, didasari oleh Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 100.2.1.3-6271 dan 100.2.1.3 tahun 2022 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Jakarta, 13 Desember 2022 lalu.

Sebelumnya dikabarkan, usai melantik Meurah Budiman di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, pada Kamis (28/12/2022) kemarin, Pj Gubernur Aceh memberikan pesan bahwa penjabat harus mampu menyelesaikan sejumlah persoalan di Kabupaten Aceh Tamiang.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Selain itu, dijelaskan juga oleh Pj Gubernur Aceh, sesuai SK Mendagri, Pj Aceh Tamiang mempunyai tugas diantaranya, memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah sesuai ketentuan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRK Aceh Tamiang.

Kemudian, Pj Bupati Aceh Tamiang harus memelihara ketentraman dan membangun komunikasi positif dengan berbagai pemangku kebijakan, terutama Forkopimda, Ulama dan elemen masyarakat sipil lainnya sebagai upaya menjaga harmoni dan kekompakan, serta kesatuan dalam membangun daerah.

Pj Gubernur juga berpesan agar Pj Bupati Aceh Tamiang aktif dalam penanganan inflasi, persoalan stunting, kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan dapat menjalankan sistem pemerintahan secara transparan, akuntabel serta taat hukum. Seiring dengan pergantian tahun, upayakan pembahasan APBK tepat waktu agar gerak pembangunan dapat dimulai lebih awal.[ZF]

Komentar

Tampilkan

Terkini