-->

Fenomena Awan Hitam Mirip Gelombang Tsunami Terlihat di Langit Aceh Tamiang

15 Februari, 2023, 20.25 WIB Last Updated 2023-02-15T21:27:58Z

Gumpalan awan tebal memanjang mirip gelombang air tsunami terlihat di langit kawasan Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Rabu (15/02/2023) sore tadi.

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Fenomena alam gumpalan awan mirip tsunami, Rabu (15/02/2023) sore tadi terlihat di daerah Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan antara Kabupaten Aceh Tamiang dengan Kota Langsa, yaitu di wilayah Kecamatan Langsa Timur. 

Fenomena alam yang sama seperti terlihat pagi tadi di langit wilayah pesisir Kecamatan Langsa Timur, juga terlihat atau terjadi di Paya Ketenggar sekitar pukul 16.00 WIB.

Fenomena Awan Arcus ini tidak berlangsung lama, hanya belasan menit saja kemudian awan membentuk mirip gelombang tsunami itu pun memecah menjadi awan seperti biasanya. 

Fenomena ini tidak begitu ramai yang melihat, kecuali warga yang berada di daerah perkebunan dan pertanian atau yang rumahnya berada di pedalaman Paya Ketenggar.

Sementara warga yang melihatnya mengaku merasa was-was, karena memang sebelumnya mereka tidak pernah melihat fenomena awan mirip gelombang air besar tersebut.

Saat itu sebagian warga di sana mengabadikan (memvideokan) pemandangan yang tidak biasa di langit itu dengan handphone milik mereka.  


Awan Mirip Tsunami Terlihat di Langit Langsa

Sebelumnya, gumpalan awan putih kehitaman mirip gelombang air tsunami juga terlihat di langit arah Timur Kota Langsa, Rabu (15/02/2023) pagi.

Fenomena alam yang belum pernah terjadi di wilayah Kota Langsa ini pun kini menjadi buah bibir masyarakat di daerah itu.

Fenomena serupa juga pernah terjadi 3 tahun lalu atau 2020 silam di langit Aceh Barat dan Nagan Raya. 

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Fenomena penampakan Arcus di langit Aceh Barat dan Nagan Raya, memicu kilas balik ingatan warga.

Pasalnya, kemunculan awan Arcus yang disebut juga roll cloud (awan gulung) itu membuat warga yang menyaksikannya menjadi merinding.

Sebab, jika dilihat sekilas, bentuk awan Arcus itu hampir mirip dengan gelombang tsunami yang meluluhlantakkan pesisir Aceh pada akhir tahun 2004 atau 16 tahun silam.

Sementara berbedanya, kemunculan hampir serupa fenomena awan mirip gelombang air besar atau tusnami di Kota Langsa hari ini (Rabu_Red), tidak memunculkan hujan.

Sedangkan saat fenomena alam tersebut muncul di wilayah Meulaboh dan Nagan Raya, disertai di daerah tersebut dilanda hujan lebat. 

Kemunculan awan gulung raksasa tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat, walaupun sebagian warga merasa khawatir akan ada kejadian apa.

Hingga memasuki pukul 14.00 WIB, walaupun adanya kemunculan fenomena awan mirip gelombang tsunami ini, wilayah Kota Langsa tidak ada hujan. 

Gumpalan awan tebal memanjang mirip gelombang air tsunami terlihat di langit kawasan pesisir Kecamatan Langsa Timur, Rabu (15/02/2023) pagi tadi. Sedangkan fenomena awan putih kehitaman mirip air besar atau disebut Awan Arcus, memasuki pukul 08.00 WIB mulai menghilang.

Awan gulung yang memanjang tersebut, dalam waktu berapa puluh menit kemudian atau lama kelamaan pecah menjadi awan biasanya.

Sementara saat terjadi penampakan gumpalan awan itu, cuaca Kota Langsa memang cukup mendung, seperti hendak terjadinya hujan lebat. 

Pemandangan itu cukup jelas terlihat seperti di wilayah pesisir daerah Gampong Cinta Raja, Gampong Uyok, dan lainnya di Kecamatan Langsa Timur.

Melihat kejadian yang tidak pernah ada di daerah Langsa itu, warga sekitar sempat mengabadikan video atau gambar dengan handphone mereka.[serambinews.com]



Komentar

Tampilkan

Terkini