-->








11 Tips Untuk Caleg Agar Terpilih Pada Pemilu 2024, Ini Sudah Terbukti

19 Mei, 2023, 10.09 WIB Last Updated 2023-05-19T03:10:04Z

LINTASATJEH.COM - Seperti diketahui, saat ini seluruh Partai politik (Parpol) sudah mendaftarkan Calegnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemilu 2024.


Setiap partai politik berkeinginan mendudukkan calegnya di DPRD hingga DPR RI. Begitupun setiap caleg berkeinginan untuk terpilih, walau dirinya hanya dianggap caleg tambahan alias pelengkap.

Sebagian caleg tentu sudah punya stategi politik masing-masing untuk mendapat dukungan dari masyarakat.

Bahkan banyak diantara caleg sudah memainkan strateginya jauh-jauh hari untuk mendapat simpati dari masyarakat.

Tidak dipungkiri kesiapan cuan merupakan salah satu elemen penting bagi caleg untuk memenangi pemilu. Kosh politik di Indonesia dikenal mahal.

Namun yakinlah uang bukan semuanya untuk memenangi pemilu, faktanya banyak caleg meraih suara maksimal, tanpa mengeluarkan uang terlalu besar.

Berikut ini ada beberapa tips, mungkin berguna bagi caleg dan tim pemenangnya untuk memenangi pemilu.

1. Partai Politik

Partai politik menentukan peluang caleg memenangi pemilu. Biasanya partai politik besar lebih banyak pendukungnya atau disukai masyarakat. Kemudian setiap daerah masyarakatnya memiliki kesukaan politik berbeda-beda, hingga ada istilah daerah kantong suara parpol tertentu.

2. Mengenali Dapil

Caleg harus mengenali dengan baik daerah Dapilnya. Ini penting sebagai kontrol dalam melakukan kampanye. Termasuk memahami kondisi wilayah dan masyarakatnya. Karena setiap desa punya kondisi dan tipe kehidupan masyarakat masing-masing. Materi kampanye harus menyesuaikan.

3. Silaturahmi

Untuk mendapat dukungan, caleg harus banyak bersilaturahmi dengan masyarakat. Mungkin door to door lebih efektif. Jangan pilah-pilih, karena setiap orang, suaranya dihitung sama. 

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

4. Visi Misi

Visi misi sangat penting dan harus sejalan dengan kebutuhan daerah dan harapan masyarakat. Contoh di wilayah pertanian visi misi mengenai peningkatan akses jalan, di kawasan nelayan visi misi harus menyangkut kesejahteraan nelayan dan sebagainya.

5. Gunakan Bahasa Yang Tepat

Caleg harus menyesuaikan materi bahasa kampanye dengan orang yang sedang dihadapi. Contoh  saat depan petani bahasannya harus soal pertanian, depan pedagang bahas soal perdagangan dengan anak muda harus sesuai dengan selera muda-mudi dan sebagainya. Jangan sampai bicara dengan petani menggunakan bahasa tinggi dan bahas soal teknologi modern dan sebagainya. Kagak nyambung nanti.

6. Harus Terlihat Royal

Suka tidak suka caleg harus mengeluarkan kos politik walau sedikit. Saat kampanye minimal ada air minum dan rokok. Bahkan banyak caleg bagikan cindramata, seperti kaos, gelas, sendok, mainan kunci, hingga bagi sembako. Belum lagi banyak permohonan bantuan, usahakan walau sedikit dikabulkan. Tapi jangan juga memaksa diri.

7. Berkarakter

Caleg adalah calon pemimpin, maka harus punya karakter. Sebab alasan orang memilih juga karena  melihat karakter dan kemampuan seseorang.

8. Menetapkan Basis Suara

Wilayah dapil biasanya cukup luas, maka caleg harus menetapkan basisnya dimana. Kampanya harus dimaksimalkan di basisnya.

9. Pahami Lawan

Caleg harus memahami lawan politiknya, basisnya dimana dan perkiraan kekuatan dukunganny seperti apa. Lawan politik di percalegkan ada diinternal Parpol dan berbeda Parpol.

10. Target Suara

Caleg harus punya target suara dan punya kalkulasi kebutuhan suara untuk bisa menjadi pemenang. Supaya menyesuiakan kos politik dan perjuangan mencari dukungan.

11. Iklan

Caleg harus banyak mengiklankan diri, seperti pasang, baliho, spanduk dan sejenisnya. Bagusnya lagi iklan di televisi dan koran, karena disebagian masyarakat masuk tv dan koran, punya nilai sendiri. Juga bisa manfaatkan iklan di media online dan media sosial.

Demikian 10 tips caleg untuk menang. Namun ini tentu bukan jaminan dan mutlak. Setiap caleg harus memiliki trik masing-masing. Dan yakinlah jika masyarakat menginginkan, pasti terpilih tanpa harus potang panting.

Satu lagi, terpilih dan tidak adalah takdir atau garis tangan. Banyak yang sudah keluarkan banyak jurus tidak dipilih, tapi ada yang usaha sekedar saja tapi terpilih.[radarmukomuko.com]

Komentar

Tampilkan

Terkini