-->

Pengurus Komisariat UIN Ar-Raniry Banda Aceh Melaksanakan Sekolah Islam Gender

24 Mei, 2024, 23.00 WIB Last Updated 2024-05-24T22:24:47Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan SIG yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 24 Mei 2024 di Fatayat. 

Miftahul Jannah selaku KOPRI PK PMII UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjelaskan bahwa SIG merupakan Sekolah Islam Gender yang bertujuan untuk memberikan kesadaran akan nilai-nilai keadilan gender terhadap Kader PMII serta KOPRI harus tetap moderat melakukan tindakan. 

"SIG sendiri merupakan kaderisasi yang harus diikuti oleh setiap kader PMII, baik kader perempuan maupun laki-laki," terangnya. 

Dijelaskannya, kegiatan SIG mengusung tema "Ikhtiar KOPRI dalam mewujudkan perempuan yang berperan bukan baperan." Kegiatan SIG ini diikuti kader-kader PMII Kota Banda Aceh yang diikuti 23 peserta KOPRI dan KOPRA. 

"Alhamdulillah kami bisa menyelenggarakan kegiatan SIG ini, dan bisa sukses salah satunya dengan hadirnya narasumber, Kak Desi Hartika, S.T, Fazliana, S.Sos dan Kak Nurjannah, M.Si yang begitu luar biasa," sebutnya.

"Sementara itu, kegiatan SIG ini diadakan sebagai langkah awal dalam proses pengkaderan formal yang harus di tempuh oleh kader PMII khususnya bagi KOPRI itu sendiri. Di mana Sekolah Islam dan Gender ini merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi sehingga adil gender akan mulai tertanam sejak dalam pikiran," ungkap Miftahul Jannah.

Sementara Ayu Suraya selaku Ketua Panitia SIG menyampaikan harapannya untuk kita semua. Semoga ilmu yang  kita dapatkan ini  nantinya,  yang hari ini bisa kita amalkan, minimal bisa  kita terapkan untuk diri sendiri, baru bisa kita sampaikan kepada orang lain.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM 

"Kegiatan semacam ini, acara yang baik-baik harus tetap di istiqamahkan oleh kader PMII. Setelah pulang dari acara ini, harapannya kader PMII bisa memberikan manfaat kepada lingkungan masyarakat," harap Ayu Suraya.

Acara SIG seperti ini, kata dia, sesuai dengan tema pada hari ini yaitu, ikhtiar KORPRI dalam berperan bukan baperan. Jadi kita mengetahui sejauh mana letak perempuan itu  dan  setara mana perempuan itu.

"Maka ini semua  akan disampaikan oleh pemateri kita. Belajar tentang gender bukan hanya untuk perempuan, tapi juga sangat penting bagi laki-laki untuk memahami pentingnya perempuan," imbuhnya.

"PMII sebagai organisasi pengkaderan aktifis NU yang berparadigma kritis transformatif yang mana di dalamnya terdapat salah satu tujuan untuk memberikan kesadaran akan nilai-nilai keadilan gender terhadap kader PMII dan KOPRI khususnya di  Komisariat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh," tandasnya. 

Salah satu narasumber, Desi Hartika, S.T, sangat bersyukur dengan terlaksananya SIG yang dilakukan oleh PK PMII UIN Ar-Raniry ini.

"Syukur alhamdulillah dengan terlaksananya SIG yang dilakukan oleh PK PMII UIN Ar-Raniry ini, semoga  memberikan kesadaran akan nilai-nilai keadilan gender terhadap Kader PMII dan KOPRI," ujar Desi Hartika, S.T.

Sementara narasumber lainnya, Fazliana, S. Sos, berharap besar kepada Kader Komisariat UIN Ar-Raniry Banda Aceh khususnya agar tetap semangat berproses dalam ber-PMII, mengikuti semua jenjang kaderisasi di PMII demi pengembangan diri dan organisasi kedepannya.

"Jadilah kader hebat yang bisa dikenang oleh regenerasi seterusnya," ujar Fazliana, S.Sos.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini