-->








Launching Program Purwosari Mampu di Desa Purwosari: Kolaborasi Mahasiswa, Mitra, dan Masyarakat Menuju Desa Sehat dan Mandiri

26 Agustus, 2025, 20.42 WIB Last Updated 2025-08-27T00:48:42Z
LINTAS ATJEH | NAGAN RAYA - Program PPK Ormawa HIMAKESMAS Universitas Teuku Umar resmi meluncurkan inisiatif Purwosari Mampu di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Program ini mengusung fokus pada pemberdayaan, usaha, berkelanjutan, resiliensi, dengan tujuan akhir mewujudkan desa sehat dan mandiri berbasis SDGs.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi pada Rabu, 26 Agustus 2025, kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak dan masih terus menjadi pembicaraan positif di kalangan masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari sejumlah tokoh penting, yakni Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan, Safrizal, S.K.M., M.Kes, Sekretaris Camat Kuala Pesisir, Syakrani, M.Pd, Sekretaris Desa Purwosari, Fitri Ningsih, Dosen Pendamping, Eva Florentina Kusumawardani, S.K.M., M.Epid, serta Ketua Pelaksana Tim, Sefti Anna Dalipa Sidebar.

Dalam sambutannya, para tokoh menyampaikan dukungan dan apresiasi penuh atas terselenggaranya program ini, sembari memberi sejumlah masukan strategis agar kegiatan tetap berkelanjutan pasca intervensi mahasiswa.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi program unggulan yang dipaparkan oleh masing-masing koordinator, yaitu Afrihal Dwi Andika, Koordinator Sehati (Integrated Farming), Muhammad Alfaqih, Koordinator Sehatkan (Pengelolaan Sampah), dan Aizzil Raissa, Koordinator Martabat (Pemberdayaan Lansia dan UMKM).

Selain itu, para tamu undangan juga berkesempatan memberikan testimoni produk unggulan desa, yakni minuman jamu tradisional Rempahtic, hasil pemberdayaan lansia bersama mahasiswa. Testimoni ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas generasi dan dukungan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.

Sebelum penutupan, para tamu diajak melakukan mini tour ke lokasi integrated farming yang menjadi pusat kegiatan Sehati. Kegiatan ditutup dengan simbolis pemotongan pita, sebagai tanda dimulainya implementasi penuh program PPK Ormawa di Desa Purwosari.

Tidak hanya dukungan, para audiensi juga menyampaikan sejumlah masukan dan harapan. Mereka menekankan pentingnya memperluas jangkauan sosialisasi agar lebih banyak masyarakat ikut terlibat, memastikan kesinambungan program setelah mahasiswa selesai, serta mengoptimalkan potensi lokal agar Desa Purwosari dapat menjadi model inspiratif bagi desa lain.

Hadir pula perwakilan dinas terkait dan mitra strategis, seperti DKPP, DLH, Disperindagkop, DPMG4, PT BEL, perangkat desa, serta dosen Universitas Teuku Umar. Kolaborasi multi pihak ini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan keberhasilan program.
Dengan semangat kebersamaan, program Purwosari Mampu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu menghadirkan perubahan nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Purwosari.[Diski Indrawan/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini