-->

IGPKhI Provinsi Aceh Salurkan Donasi Korban Banjir di Aceh Tengah dan Bener Meriah

26 Januari, 2026, 19.14 WIB Last Updated 2026-01-26T12:14:56Z
LINTAS ATJEH  | ACEH TENGAH - Ikatan Persatuan Guru Pendidikan Khusus (IGPKhI) Provinsi Aceh kembali menyalurkan bantuan korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Kegiatan itu berlangsung di SLB Negeri Kebayakan Takengon merupakan sekolah tujuan di Kabupaten Aceh Tengah, Senin (26/01/2026).

Sedangkan di SLB Negeri Pembina dan SLB Permata Bunda Lampahan Kabupaten Bener Meriah pada hari Selasa, 27 Januari 2026.

Ketua IGPKhI Provinsi Aceh, Hj Jamilah MPd kepada media ini mengatakan, kepedulian organisasi pendidikan khusus di Aceh merupakan bentuk empati kepada guru dan tenaga kependidikan serta peserta didik yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.

Katanya, bantuan donasi disalurkan ke Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sebagai tidak lanjut bantuan tahap pertama dan kedua di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Langsa dan Aceh Tamiang.

Jamilah menjelaskan, tim IGPKhI dari Provinsi Aceh hadir di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah selama dua hari.

Ia menyampaikan, kegiatan di Aceh Tengah dikuti SLB Negeri Kebayakan, SLB YRPC dan SLB Negeri Pegasing.

Jamilah menyebutkan, kehadiran IGPKhI Provinsi Aceh disambut oleh Ketua Pimpinan Cabang 7 IGPKhi Aceh, Lukman SAg MBA dan Dewan Pembina, Ibrahim SPd dan perwakilan Pengurus Pusat IGPKhI diwakili Win Jeroh Miko MPd sebagai Wakil Sekjend III PP IGPKhI.

"Pada hari Senin dan Selasa, 26 sampai 27 Januari 2026 akan menyerahkan donasi kepada guru dan tendik yang terdampak rumahnya hanyut dan air serta lumpurnya masuk ke rumah setinggi 1,5 meter di SLB di Kabupaten Aceh Tengah," ujar Jamilah.

Disampaikannya, sebelum menuju ke lokasi, tim IGPKhI Provinsi Aceh terlebih dahulu singgah di Kabupaten Bener Meriah Kecamatan Permata di kabupaten ini setelah Kabupaten Bireuen
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Tujuannya adalah, di Pintu Rimee karena ada guru yang meninggal dunia dalam mobil terbawa arus banjir pada akhir bulan November 2025 lalu.

Diungkapkannya, tim IGPKhI  Provinsi Aceh bukan saja melakukan takziah, tapi melakukan tahlilan dan memberikan santunan kepada kelurga korban pada hari Minggu, 25 Januari 2026.

Lebih lanjut dituturkannya, selain memberikan donasi kepada para korban terdampak banjir dan tanah longsor, kami juga mempeusijuk lima orang guru SLB di sana yang baru selesai dlmenyelesaikan studinya pada jenjang S-2 di Malang, Jawa Timur.

Adapun mereka yang lulus proram S-2 ujarnya, Lindayanti MPd Gr, Maulida, MPd Gr, Rina Listya MPd Gr, Win Jeroh Miko MPd Gr dari Aceh Tengah, dan Sulastri MPd Gr, satu-satunya guru SLB dari Bener Meriah.

Jamilah juga mengungkapkan, selain memberikan donasi kepada guru dan tendik di Kabupaten Aceh Tengah serta Bener Meriah, kegiatan utamanya adalah melakukan kegiatan Psikososial bagi peserta didik di SLB.

"Donasi ini berasal dari sumbangan Alumni SGPLB Solo Surakarta dan SLB yang berada di Sumedang, Jawa Barat yang disalurkan melalui IGPKhI Provinsi Aceh untuk didonasikan kepada para korban di Wlayah Aceh," sebutnya.

Kemudian disebutkannya, yang menyalurkan donasi ini turut hadir Pembina IGPKhI Provinsi Aceh, sekretaris dan tiga orang tim IT.

Jamilah mengucapkan, terima kasih kepada donatur yang telah memberikan donasi dan kepada guru serta tendik yang menjadi korban musibah ini, bantuan yang disalurkan semoga bisa bermanfaat.

Terima kasih juga ia sampaikan kepada Pengurus Daerah IGPKhI Provinsi Aceh, kepala dan teman-teman guru SLB se-Aceh, mitra dan tim relawan Pengurus Daerah IGPKhI, dan Pengawas Sekolah.

Kemudian, teman-teman Pengurus Balee Inong Kota Banda Aceh, serta Ketua Pengurus Daerah Special Olympic Indonesia (SOIna) yang telah membantu tugas mulia ini.
"Musibah yang telah terjadi sama-sama kita ambil himahnya semoga lebih sabar, tawakkal dan bangkit dari musibah ini," imbuh juara pengawas berdedikasi tingkat nasional ini.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini