-->

Mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Gelar Sekolah Siaga Bencana di Aceh Tamiang

18 Januari, 2026, 19.17 WIB Last Updated 2026-01-18T12:17:43Z
LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala telah menggelar kegiatan “Sekolah Siaga Bencana” di SDN 1 Kampung Dalam, Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu, 14 Januari 2026 lalu. 

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Minggu (18/01/2026), kegiatan dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., diikuti oleh 10 mahasiswa KKN Tematik USK 2026, terdiri, Muhammad Fayyadh Alfarrel (Teknik Sipil), Vatia Raqi (Pendidikan Dokter), Siti Musyaffa Fautia (Pendidikan Dokter), Cindy Aprillia Khani (Pendidikan Dokter), Farah Narizki (Pendidikan Dokter), Lailan Nurhuda (Pendidikan Dokter), Muhammad Rizki (Pendidikan Dokter), Muhammad Riyadshah Djoeli (Pendidikan Dokter), Muhammad Zacky (Teknik Sipil) dan Said Angga Razy (Teknik Sipil).

Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah yang memiliki riwayat kebencanaan cukup tinggi, khususnya terkait hidrometeorologi. Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik berupaya memberikan pemahaman praktis mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, khususnya fenomena siklon tropis dan dampak penyertanya seperti angin kencang dan banjir.

Sekolah Siaga Bencana bertujuan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini kepada siswa sekolah dasar di wilayah yang memiliki potensi kerawanan cuaca ekstrem. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah rasa takut menjadi kewaspadaan. Dengan edukasi 'Sekolah Siaga Bencana' ini, mahasiswa berharap siswa SDN 1 Kampung Dalam memiliki pengetahuan yang cukup terkait apa yang harus dilakukan tanpa rasa panik jika terjadi situasi darurat.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Sekolah Siaga Bencana dikemas dengan tiga rangkaian kegiatan, yaitu Edukasi Banjir Bandang, Edukasi PHBS dan Kesehatan Lingkungan Pasca Banjir, dan Trauma Healing. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 100 siswa dari beberapa sekolah dasar lainnya yang terdampak.  terdampak.

Edukasi banjir bandang diisi dengan pengetahuan umum seperti definisi, penyebab, dan tanda bahaya banjir bandang. Selain itu, dipaparkan juga edukasi terkait apa yang harus dan tidak boleh dilakukan ketika terjadi tanda-tanda bahaya banjir bandang.

Edukasi PHBS dan Kesehatan Lingkungan Pasca Banjir menjelaskan tentang penyakit-penyakit yang paling sering muncul setelah terjadinya banjir, seperti diare, leptospirosis, penyakit kulit (gatal-gatal), dan demam berdarah. Pada edukasi ini kami juga memaparkan cara-cara menjaga kebersihan pasca banjir seperti cuci tangan 6 langkah, minum air matang, dan membersihan luka sesegera mungkin.

Trauma Healing dilakukan dengan tujuan sebagai pendampingan psikologis bagi anak-anak. Pada sesi ini, para siswa diajak untuk menuliskan cita-cita dan harapan mereka di masa yang akan datang.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kepala Sekolah SDN 1 Kampung Dalam menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa KKN membantu sekolah dalam memenuhi indikator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Program KKN Tematik ini merupakan kolaborasi akademisi dalam merespons tantangan perubahan iklim dan risiko bencana di Aceh Tamiang. Fokus utama program ini adalah pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas desa, dan edukasi kebencanaan di berbagai lapisan usia untuk menciptakan ketangguhan bencana di tingkat lokal.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini