LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Respons cepat dan konsistensi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Syiah Kuala (USK) dalam membantu penanganan pasca-banjir di Aceh Tamiang membuahkan dukungan luas. Berkat berbagai pemberitaan media yang menyoroti aktivitas mereka di lokasi bencana, gelombang bantuan dari masyarakat umum hingga instansi terus mengalir melalui posko mahasiswa di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru.
Sebelumnya, aktivitas mahasiswa KKN Tematik USK di lokasi ini sempat menjadi sorotan berita karena keaktifan mereka di tengah situasi banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Eksposur positif ini menggerakkan hati para dermawan—baik perorangan maupun perwakilan instansi—untuk menitipkan donasi mereka kepada mahasiswa agar disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Mewujudkan amanah tersebut, mahasiswa KKN Tematik USK langsung membelanjakan dana donasi yang terkumpul menjadi barang-barang kebutuhan logistik mendesak. Berdasarkan hasil survei kebutuhan warga, bantuan diwujudkan dalam bentuk paket sembako (telur, minyak goreng, beras) dan air mineral yang saat ini sangat krusial bagi warga Kampung Dalam.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
"Bantuan ini adalah bukti kekuatan gotong royong. Banyak donatur yang menghubungi kami karena melihat dokumentasi kegiatan dan berita di media mengenai kondisi warga di sini. Mereka percaya kepada kami untuk menyalurkan titipan tersebut, dan hari ini kami tunaikan amanah itu dengan membelanjakan dana donasi sesuai kebutuhan real warga," ungkap Muhammad Fayyadh Alfarrel, Ketua Kelompok Mahasiswa KKN Tematik USK kepada media, Rabu (21/01/2026).
Penyaluran donasi ini tidak hanya meringankan beban materiil korban banjir, tetapi juga menjadi bukti transparansi mahasiswa dalam mengelola dukungan publik. Warga Kampung Dalam menyambut haru bantuan tersebut, merasa terbantu tidak hanya oleh tenaga mahasiswa yang turun ke lapangan, tetapi juga oleh jaringan kebaikan yang mereka bawa dari luar.


