Turnamen PBSI Aceh Selatan Cup I 2026 tersebut berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) PBSI Tapaktuan. Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi atlet pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan mereka.
Sejak hari pertama pertandingan, skuad SBC Abdya langsung mencuri perhatian. Para atlet muda tampil penuh percaya diri, disiplin, dan bermain dengan semangat juang tinggi. Hasilnya, SBC Abdya berhasil meloloskan banyak wakil ke babak semifinal dan final di berbagai kelompok umur pelajar.
Presiden Sigupai Badminton Club (SBC) Abdya, Fatandra sapaan akrab Hendra Saputra mengaku bangga atas capaian luar biasa para atlet binaannya. Ia menilai, gelar juara umum ini merupakan buah dari kerja keras, dan kekompakan tim yang terus terjaga.
“Alhamdulillah, hasil yang sangat membanggakan. Anak-anak bermain lepas, fokus, dan mengikuti arahan pelatih dengan baik. Gelar juara umum ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini berjalan di jalur yang benar,” kata Fatandra.
Menurutnya, kejuaraan seperti PBSI Aceh Selatan Cup I sangat penting bagi perkembangan atlet pelajar. Selain menambah jam terbang, turnamen ini juga melatih mental bertanding dan membangun kepercayaan diri atlet muda saat menghadapi tekanan di lapangan.
Fatandra menambahkan, SBC Abdya sejak awal memang menargetkan hasil maksimal pada ajang ini. Namun, ia menekankan bahwa target utama bukan semata-mata gelar, melainkan proses pembentukan karakter atlet yang disiplin, sportif, dan bermental juara.
“Kami selalu menanamkan kepada atlet bahwa kemenangan itu penting, tetapi proses jauh lebih penting. Mereka harus belajar menghargai lawan, wasit, dan bermain dengan sportivitas tinggi,” ujarnya.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Keberhasilan SBC Abdya merebut gelar juara umum tidak lepas dari peran pelatih yang konsisten mendampingi atlet sejak masa persiapan. Program latihan yang terstruktur, evaluasi rutin, serta pendekatan personal kepada atlet dinilai menjadi kunci keberhasilan tim.
Selain itu, dukungan orang tua dan pengurus klub juga menjadi faktor penting. Fatandra menyebut, tanpa dukungan penuh dari keluarga atlet dan kekompakan pengurus, pencapaian ini tentu sulit diraih.
“Kami berterima kasih kepada para orang tua yang selalu mendukung anak-anak, baik secara moral maupun waktu. Ini adalah kemenangan bersama,” tambahnya.
Kejuaraan PBSI Aceh Selatan Cup I sendiri berlangsung dengan suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Antusiasme penonton yang memadati GOR PBSI Tapaktuan menambah semarak pertandingan dan menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet pelajar.
Dengan hasil ini, SBC Abdya semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu klub bulutangkis pembina atlet pelajar yang patut diperhitungkan di Aceh. Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Abdya untuk terus berlatih dan berprestasi.
Ke depan, SBC Abdya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mempersiapkan atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional. Fatandra berharap, prestasi ini tidak membuat atlet cepat puas, melainkan menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras lagi.
“Ini bukan akhir, tapi awal. Kami ingin atlet SBC Abdya terus berkembang dan membawa nama daerah di kejuaraan yang lebih besar,” pungkasnya.
Berikut daftar Atlet Peraih Prestasi SBC Abdya.
1. M. Fata Alfannajah – Juara 1 Tunggal Putra Anak-anak
2. Dafa Alwafi – Juara 2 Tunggal Putra Anak-anak
3. T. Arif Rizki – Juara 1 Tunggal Remaja
4. Attar Rahmatillah – Juara 2 Tunggal Putra Remaja
5. Suci Rahmadani – Juara 3 Tunggal Putri Remaja
6. T. Ridha Rizki – Juara 2 Tunggal Usia Dini[Ak]
