-->






Pesawat Hercules Kolombia Jatuh, Tewaskan 66 Orang

24 Maret, 2026, 15.27 WIB Last Updated 2026-03-24T08:28:29Z
Pesawat Hercules Kolombia Jatuh Usai Lepas Landas, 66 Orang Tewas. Pesawat jatuh sekitar 1,5 kilometer dari titik lepas landas. Insiden tersebut juga memicu ledakan amunisi di dalam pesawat yang menyebabkan kebakaran hebat.

LINTAS ATJEH | KOLOMBIA - Sedikitnya 66 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah pesawat militer Colombia yang mengangkut 125 orang jatuh tak lama setelah lepas landas di wilayah selatan negara tersebut.

Pesawat jenis Lockheed Martin C-130 Hercules itu jatuh pada Senin, (23/3/2026), sesaat setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, dekat perbatasan dengan Ekuador dan Peru.

Mengutip Al Jazeera, Selasa (24/3/2026), bangkai pesawat ditemukan berserakan dan terbakar di kawasan hutan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, mengatakan pesawat jatuh sekitar 1,5 kilometer dari titik lepas landas. Insiden tersebut juga memicu ledakan amunisi di dalam pesawat yang menyebabkan kebakaran hebat.

Tak Ada Indikasi Serangan

Ia menegaskan tidak ada indikasi serangan dari kelompok bersenjata ilegal.

Senada, Kepala Angkatan Bersenjata Kolombia, Hugo Alejandro Lopez Barreto, menyebut empat personel militer masih dinyatakan hilang.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

“Dengan sangat sedih, akibat kecelakaan tragis ini, 66 personel kami meninggal dunia,” ujarnya.

Barreto juga memastikan hingga saat ini tidak ditemukan tanda-tanda bahwa insiden tersebut disebabkan oleh serangan pihak luar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota setempat, Carlos Claros, mengatakan jenazah korban telah dibawa ke kamar jenazah di kota kecil tersebut.

Dua klinik yang ada di wilayah itu menangani korban luka sebelum mereka diterbangkan ke kota yang memiliki fasilitas medis lebih lengkap.

Jumlah korban tewas sebelumnya sempat dilaporkan 33 orang, sebelum kemudian diperbarui menjadi 66 orang.

Komandan Angkatan Udara Kolombia, Carlos Fernando Silva, mengatakan pihaknya telah mengerahkan dua pesawat evakuasi dengan kapasitas total 74 tempat tidur untuk membawa korban luka ke rumah sakit di ibu kota Bogota dan kota lainnya.

Kolombia telah mengoperasikan pesawat C-130 Hercules sejak akhir 1960-an, dan dalam beberapa tahun terakhir melakukan modernisasi armadanya dengan pesawat baru dari Amerika Serikat.

Insiden ini terjadi hanya sebulan setelah kecelakaan pesawat serupa milik angkatan udara Bolivia di kota El Alto, yang menewaskan lebih dari 20 orang dan melukai sekitar 30 lainnya.[Merdeka.com]
Komentar

Tampilkan

Terkini