-->

Kick Off HUT RI ke-81, Turnamen Sepak Bola Antar Gampong Gandapura Resmi Bergulir, Samuti Krueng FC Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

30 Juli, 2026, 10.15 WIB Last Updated 2026-07-30T03:15:22Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai ratusan penonton menggema di Lapangan Sepak Bola Gampong Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Rabu (29/07/2026) sore. Di bawah semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Gandapura bersama PK KNPI Gandapura resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar Gampong yang menjadi agenda olahraga terbesar di kecamatan tersebut.

Atmosfer pembukaan berlangsung meriah. Sejak sore hari masyarakat dari berbagai gampong memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan perdana sekaligus memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.

Acara pembukaan dihadiri Camat Gandapura Birul Walidin, Danramil Gandapura Kapten Inf. Nurdin Juned, Kapolsek Gandapura Iptu Jusman, S.Sos., unsur Forkopimcam, BKAD, APDESI, para keuchik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia pelaksana, serta ratusan pecinta sepak bola.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan berkumpul di tengah lapangan sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap suksesnya turnamen. Camat Gandapura kemudian menyampaikan pesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menjadikan sepak bola sebagai ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

Usai memberikan sambutan, Birul Walidin melakukan tendangan pertama (kick off) sebagai tanda resmi dimulainya Turnamen Sepak Bola HUT RI ke-81 Kecamatan Gandapura. Tendangan simbolis tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para pemain dan masyarakat yang memenuhi sisi lapangan.

Dalam sambutannya, Camat Gandapura menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat.

"Menang dan kalah adalah hal biasa dalam olahraga. Yang paling penting adalah menjaga sportivitas, mempererat persaudaraan antargampong, serta memupuk semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Birul Walidin.

Ketua PK KNPI Gandapura Ahyar Rizki selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa turnamen tahun ini diikuti 28 tim gampong, sementara sejumlah gampong lainnya belum dapat mengirimkan tim karena keterbatasan pemain.

Turnamen menggunakan sistem gugur dengan durasi pertandingan 2 x 35 menit dan akan berlangsung mulai 29 Juli hingga 16 Agustus 2026, menyesuaikan jadwal panitia.

Panitia menyediakan hadiah berupa:

- Juara I: Rp5.000.000 dan trofi.
- Juara II: Rp3.000.000 dan trofi.
- Pemain Terbaik: Rp500.000 dan trofi.
- Top Skor: Rp500.000 dan trofi.

Laga pembuka mempertemukan Lingka Kuta FC menghadapi tuan rumah Samuti Krueng FC. Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan cepat dengan jual beli serangan yang membuat penonton berkali-kali bersorak.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-25 babak pertama. Penyerang Samuti Krueng FC, Ahmad Fadhil Zul bernomor punggung 11, sukses memanfaatkan peluang untuk membobol gawang Lingka Kuta FC yang dikawal Sultan. Gol tersebut membuat lapangan bergemuruh. Bahkan Camat Gandapura spontan memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi kepada pencetak gol pertama turnamen.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Saat jeda pertandingan, masing-masing pelatih memberikan evaluasi kepada para pemain. Turut hadir Wakil DPRK Bireuen Surya Dharma yang memberikan motivasi kepada skuad Lingka Kuta FC, mengingat tim tersebut berasal dari gampong tinggalnya.

Memasuki babak kedua, Lingka Kuta FC tampil lebih agresif. Baru lima menit pertandingan berjalan, gelandang bernomor punggung 10, Albar, berhasil menyamakan kedudukan melalui sandulan kepala dari dekat kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Samuti Krueng FC, Atta.

Gol tersebut membakar semangat kedua tim. Intensitas pertandingan semakin tinggi hingga wasit harus mengeluarkan kartu kuning kepada Ardiansyah (nomor 13) dari Lingka Kuta FC dan Fadlan (nomor 95) dari Samuti Krueng FC akibat pelanggaran dalam duel perebutan bola.

Meski kedua tim terus saling menekan hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Drama adu penalti berlangsung menegangkan. Lima penendang pertama dari masing-masing tim sama-sama mampu menjaga asa sehingga skor tetap imbang. Adu penalti pun berlanjut ke penendang tambahan (sudden death).

Dalam momen yang membuat seluruh penonton menahan napas, Samuti Krueng FC akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3, sekaligus menjadi tim pertama yang melaju ke babak berikutnya.

Kemenangan tersebut disambut sorak-sorai para pendukung tuan rumah, sementara pemain Lingka Kuta FC tetap mendapat apresiasi atas penampilan pantang menyerah sepanjang pertandingan.

Seluruh rangkaian pertandingan pembuka berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas berkat pengamanan dari personel TNI, Polri, panitia, serta dukungan masyarakat.
Melalui turnamen ini, Pemerintah Kecamatan Gandapura berharap semangat HUT RI ke-81 semakin memperkokoh persatuan masyarakat, membudayakan hidup sehat melalui olahraga, sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kecamatan Gandapura hingga ke tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini