-->

14 SD Adu Talenta Qur’ani di Muara Batu! Pentas PAI Jadi Panggung Mencetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

31 Agustus, 2026, 16.57 WIB Last Updated 2026-08-31T09:57:33Z
LINTAS ATJEH | ACEH UTARA - Bukan sekadar perlombaan, Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, menjadi panggung pembuktian lahirnya generasi Qur’ani sejak usia dini.

Sebanyak 14 SD se-Kecamatan Muara Batu ambil bagian dalam Pentas PAI yang digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Muara Batu, mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026, dipusatkan di Krueng Mane Football Stadium.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an, hafalan, pidato keagamaan hingga adu kecerdasan PAI akan mewarnai kompetisi yang menjadi bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di lingkungan pendidikan dasar.

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan Muara Batu sekaligus Ketua Panitia, Suryani, S.Ag., mengatakan terdapat lima cabang yang diperlombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Tahfidzul Qur’an, Pidato PAI, Asmaul Husna, dan Cerdas Cermat PAI, masing-masing untuk kategori yang telah ditentukan.

Ajang tersebut tidak hanya menguji kemampuan siswa, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai agama sejak bangku sekolah dasar.

Pengawas Pembina PAI Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, Sarifuddin, M.Pd., menegaskan bahwa pembiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an harus dimulai sejak dini.

“Kita ingin anak-anak terbiasa sejak dini bersama Al-Qur’an. Harapannya terus berlanjut, sehingga Al-Qur’an tidak sekadar dibaca, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sarifuddin, yang juga Pengawas PAI Kecamatan Muara Batu.

Menurutnya, pendidikan agama tidak berhenti pada kemampuan membaca atau menghafal, tetapi harus mampu membentuk karakter dan akhlak peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Muara Batu, Syech Mulyadi, yang menyampaikan sambutan atas nama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, menyebut Pentas PAI merupakan salah satu bentuk implementasi program Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam membumikan Al-Qur’an di seluruh lembaga pendidikan.

Ia menegaskan, program tersebut diarahkan untuk mendorong seluruh lulusan SD dan SMP di Aceh Utara agar memiliki kemampuan menghafal Juz 30.

“Membangun Generasi Qur’ani yang Berilmu, Berakhlak dan Berprestasi untuk Aceh Utara Bangkit,” menjadi tema yang diusung dalam Pentas PAI tahun ini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar di bidang akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya,” tegas Syech Mulyadi.

Ia berharap kompetisi tersebut menjadi momentum untuk menemukan bibit-bibit unggul di bidang keagamaan yang nantinya mampu mengharumkan nama Kecamatan Muara Batu pada tingkat Kabupaten Aceh Utara.

Para peserta terbaik dari setiap cabang lomba akan dipersiapkan untuk mewakili K3S Kecamatan Muara Batu pada ajang Pentas PAI tingkat Kabupaten Aceh Utara.

Syech Mulyadi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan komunitas guru PAI se-Kecamatan Muara Batu yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Semoga kegiatan ini melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak dan berprestasi, serta menjadi kebanggaan Muara Batu dan Aceh Utara,” pungkasnya.
Pentas PAI Muara Batu pun bukan hanya mencari juara. Lebih jauh, ajang ini menjadi ikhtiar bersama menyiapkan generasi Aceh Utara yang tidak hanya cerdas, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an dan kokoh dalam akhlak.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini