LINTAS ATJEH | ACEH UTARA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 30 melaksanakan rangkaian edukasi kesiapsiagaan gempa bumi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak di Gampong Seuneubok Drien, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, tersebut diawali dengan senam bersama pada pukul 08.00 WIB. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias sebelum kemudian mendapatkan edukasi mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 30 menggunakan metode bernyanyi yang dipadukan dengan gerakan. Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat langkah-langkah dasar yang perlu dilakukan ketika terjadi gempa bumi.
Anak-anak diajak mengikuti gerakan sambil mengulang pesan-pesan penting mengenai tindakan keselamatan saat menghadapi situasi gempa. Metode tersebut juga menciptakan suasana belajar yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Setelah edukasi kesiapsiagaan gempa, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya mengenai tata cara mencuci tangan yang benar. Materi kembali disampaikan melalui nyanyian dan gerakan sehingga anak-anak dapat mengikuti setiap tahapan mencuci tangan secara bersama-sama.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Ketua KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 30, Diki Anaya, mengatakan bahwa kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan pengetahuan dasar kepada anak-anak melalui pendekatan yang mudah dipahami.
“Anak-anak merupakan kelompok yang perlu diberikan pemahaman sejak dini, terutama mengenai kesiapsiagaan bencana dan pentingnya menjaga kebersihan diri. Karena itu, kami memilih metode belajar melalui nyanyian dan gerakan agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat,” ujar Diki, Kamis (28/8/2026).
Menurutnya, edukasi tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pengetahuan dasar yang dapat diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, anak-anak dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari serta mengetahui tindakan dasar yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi gempa,” katanya.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 30 di Gampong Seuneubok Drien dengan sasaran utama anak-anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga sesuai dengan cara belajar anak-anak.[*/Red]
