-->

Musda VII Golkar Bireuen, Bupati Tekankan Sinergi Politik dan Pembangunan Daerah

20 Agustus, 2026, 19.28 WIB Last Updated 2026-08-20T12:28:17Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN – Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Golkar Kabupaten Bireuen menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas kontribusi politik Partai Golkar dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya pada pembukaan Musda VII, Bupati Bireuen menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi bagian dari proses menjaga demokrasi yang sehat, produktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, Musda mencerminkan kedewasaan berorganisasi sekaligus kesiapan seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar dalam merespons dinamika sosial serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga menyampaikan apresiasi atas capaian Partai Golkar pada Pemilu sebelumnya yang berhasil memperoleh kepercayaan besar masyarakat dan meraih perolehan kursi yang signifikan di DPRK Bireuen.

“Keberhasilan tersebut tentu bukan sesuatu yang diraih secara kebetulan, melainkan merupakan hasil konsistensi, kerja keras dan kepekaan seluruh kader serta pengurus dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Bupati menegaskan, besarnya kepercayaan masyarakat melalui perolehan kursi di parlemen merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja politik yang semakin responsif, adil dan berpihak pada kemaslahatan publik.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Dalam konteks pembangunan Bireuen, ia menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi salah satu kunci mempercepat pencapaian berbagai program prioritas daerah, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur dan tata ruang hingga penyelesaian berbagai persoalan strategis daerah.

Karena itu, keberadaan Fraksi Golkar di DPRK Bireuen diharapkan terus memainkan peran sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah, dengan tetap menjalankan fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran secara transparan, akuntabel serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati juga berharap Musda VII Golkar Bireuen berlangsung dalam suasana kekeluargaan, terbuka dan mengedepankan musyawarah untuk mufakat.

“Semoga Musda ini melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas dan visioner, serta mampu mewakafkan gagasan dan energi terbaiknya untuk menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Musda VII diharapkan tidak berhenti pada pergantian atau penyusunan kepengurusan, tetapi menjadi titik penguatan konsolidasi Partai Golkar untuk semakin dekat dengan masyarakat dan memperbesar kontribusi nyata dalam pembangunan Bireuen.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini