-->

350 Anak Yatim dan Santri Hadiri Maulid di Mapolres Bireuen, Kapolres dan Istri Berbagi Kebahagiaan

04 September, 2026, 19.38 WIB Last Updated 2026-09-04T12:38:25Z
LINTAS ATJEH| BIREUEN – Sebanyak 350 anak yatim dan santri dari sejumlah dayah di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang digelar di Mapolres Bireuen, Jumat (4/9/2026).

Kehadiran ratusan anak yatim dan santri tersebut menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid yang berlangsung penuh khidmat, hangat dan sarat nuansa kekeluargaan.

Para santri yang berasal dari Dayah Abiya Jeunieb dan Dayah Tusop (Ayah Sop Jeunieb) dijemput selepas salat Jumat oleh sejumlah anggota Polres Bireuen menggunakan kendaraan yang telah disiapkan untuk antar-jemput.

Setibanya di Mapolres Bireuen, wajah ceria dan antusias para santri langsung terlihat. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, Shalawat Badar, sambutan Kapolres, tausiah Maulid, zikir dan doa hingga pemberian santunan.

Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama istri tercinta, jajaran Polres Bireuen, para ulama dan tamu undangan.

Kehadiran Kapolres bersama istri semakin menambah suasana kekeluargaan. Keduanya terlihat berbaur dan memberikan perhatian kepada para anak yatim dan santri yang hadir.

Dalam sambutannya, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri menyampaikan terima kasih kepada seluruh anak yatim dan santri yang telah hadir memenuhi undangan keluarga besar Polres Bireuen.

Menurutnya, kehadiran anak yatim dan para santri memberikan makna serta keberkahan tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Terima kasih kepada anak-anak yatim dan para santri yang telah hadir. Kehadiran kalian menjadi kebahagiaan dan keberkahan bagi keluarga besar Polres Bireuen,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat kepedulian dan silaturahmi dengan masyarakat.

Ia berharap hubungan antara Polri, ulama, dayah, santri dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam membangun kehidupan yang aman, damai dan penuh kebersamaan.

Setelah sambutan Kapolres, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Maulid yang disampaikan Abiya Jeunieb, Tengku Muhammad Yusuf Nasir.

Dalam tausiah tersebut, Abiya Jeunieb banyak mengisahkan perjalanan kehidupan Rasulullah SAW serta kisah para sahabat.

Kisah-kisah tersebut disampaikan sebagai pelajaran dan teladan bagi seluruh jamaah, khususnya para santri dan generasi muda agar senantiasa mencontoh akhlak Rasulullah SAW.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Para santri terlihat antusias menyimak tausiah. Suasana menjadi semakin hidup ketika kisah-kisah tentang Rasulullah dan para sahabat disampaikan dengan penuh penghayatan.

Pesan tentang akhlak mulia, kasih sayang, menghormati orang tua dan guru, keteguhan iman serta kepedulian kepada sesama menjadi bagian penting dalam tausiah tersebut.

Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa yang dipimpin Abiya Jeunieb.

Lantunan zikir dan shalawat menggema di lingkungan Mapolres Bireuen. Ratusan santri tampak larut dalam suasana religius hingga seluruh rangkaian zikir dan doa selesai.

Puncak kegiatan berlangsung saat pemberian santunan kepada 350 anak yatim dan santri.
Satu per satu anak menerima santunan dari jajaran Polres Bireuen. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan keakraban.

Suasana semakin menyentuh ketika pemberian santunan diiringi lantunan zikir dan musik religi. Alunan musik bernuansa Islami berpadu dengan zikir, menciptakan suasana haru sekaligus menghadirkan keceriaan bagi anak-anak yang menerima santunan.

Wajah-wajah bahagia terlihat dari para anak yatim dan santri. Senyum mereka menjadi pemandangan paling berkesan dalam kegiatan tersebut.

Bagi mereka, kehadiran di Mapolres Bireuen bukan sekadar menerima santunan. Mereka juga mendapatkan pengalaman berharga dengan mengikuti zikir, shalawat, mendengarkan tausiah dan bersilaturahmi bersama jajaran kepolisian.

Kebersamaan Kapolres Bireuen bersama istri tercinta dengan para anak yatim dan santri semakin memperlihatkan nuansa kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Bireuen tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial.

Penjemputan para santri selepas salat Jumat, sambutan hangat, tausiah, zikir, doa hingga santunan menjadi rangkaian yang menyatukan nilai ibadah, silaturahmi dan kepedulian.

Keceriaan 350 anak yatim dan santri menjadi pemandangan yang paling menonjol sepanjang kegiatan.

Setelah prosesi santunan, kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Abiya Jeunieb dan foto bersama jajaran Polres Bireuen, para ulama, anak yatim, santri serta tamu undangan.
Peringatan Maulid tersebut meninggalkan pesan sederhana namun mendalam: meneladani Rasulullah SAW bukan hanya dengan mengenang kelahirannya, tetapi juga dengan menghadirkan kasih sayang, kepedulian dan kebahagiaan bagi sesama.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini