-->

Aspirasi Menyala, Dayah Bergeliat: Amiruddin Idris dan PPP Bireuen Salurkan Bantuan Olahraga

26 September, 2026, 23.46 WIB Last Updated 2026-09-27T06:46:30Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Aspirasi tidak berhenti di ruang sidang. Ketika diperjuangkan dan dikawal hingga ke lapangan, aspirasi berubah menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Semangat itulah yang terlihat saat bantuan Pemerintah Aceh berupa peralatan olahraga disalurkan kepada sejumlah dayah dan pesantren di Kabupaten Bireuen melalui jalur aspirasi Anggota DPR Aceh Fraksi PPP sekaligus Ketua DPW PPP Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., Sabtu (26/09/2026).

Penyaluran bantuan tersebut diantarkan langsung jajaran DPC PPP Bireuen yang dipimpin Ketua DPC Edi Saputra, S.H., M.M., bersama Sekretaris DPC Muhammad Reza, M.Ked., M.K.M., serta jajaran pengurus.

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas pendukung pendidikan santri. Sebab, pendidikan dayah bukan hanya tentang kitab dan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun generasi yang sehat, disiplin, tangguh dan berkarakter.

Menariknya, salah satu lembaga penerima bantuan adalah Pesantren Terpadu Almuslim, Peusangan, lembaga pendidikan yang didirikan oleh Dr. H. Amiruddin Idris.

Perjalanan panjang Amiruddin Idris di dunia pendidikan—termasuk pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Almuslim dan kini sebagai Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen—membuat perhatian terhadap pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdiannya.

Kini, kepedulian itu kembali hadir dalam bentuk yang sederhana namun memiliki arti bagi aktivitas para santri: fasilitas olahraga.

Bantuan disalurkan kepada sejumlah dayah dan pesantren di berbagai wilayah Kabupaten Bireuen, yaitu:

Pesantren MDI Israfi Darussa'adah, Desa Nicah, Peusangan;

Pesantren Al-Furqan, Gampong Raya Dagang, Peusangan;

Dayah Baitul Ichsan Al-Hanafiah, Gampong Miduen Jok, Samalanga;
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Dayah Dhiaul Huda, Gampong Keude Tambue, Simpang Mamplam;

Dayah Babul Munawwarah, Gampong Iboeh, Jeumpa; serta Pesantren Terpadu Almuslim, Peusangan.

Bagi para santri, peralatan tersebut bukan sekadar benda yang melengkapi halaman atau lapangan olahraga. Ia menjadi bagian dari ruang tumbuh—tempat mereka berolahraga, membangun kebersamaan, belajar disiplin dan menjaga kesehatan.

Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menegaskan pihaknya bersama jajaran pengurus akan terus mengawal penyaluran bantuan agar manfaatnya benar-benar dirasakan lembaga penerima.

«“Bapak Dr. H. Amiruddin Idris selalu menekankan bahwa santri adalah pilar utama masa depan Aceh. Kami hadir mengantarkan amanah beliau agar para santri memiliki fasilitas yang mendukung kebugaran fisik, kesehatan dan proses pendidikan,” ujar Edi.»

Menurutnya, dukungan terhadap dayah merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan Aceh.

Sebab, generasi yang hari ini belajar di dayah adalah generasi yang kelak akan mengisi berbagai ruang kehidupan masyarakat.

Penyaluran bantuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa perhatian terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, termasuk pemenuhan fasilitas pendukung yang menunjang kehidupan santri di lingkungan dayah.

Pada akhirnya, ukuran sebuah kepedulian bukan hanya seberapa kuat ia disampaikan, tetapi seberapa nyata ia sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Dari Bireuen, pesan itu kembali bergema: Dayah kuat, santri sehat, pendidikan hebat—Aceh punya masa depan.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini