-->

Bawa Solusi Konkret, Dr. Zulfahrizal Bedah Pemikiran "Cukuplah Islam Versi Rasulullah SAW sebagai Role Model Kehidupan" di Forum INSIGHT

20 September, 2026, 13.48 WIB Last Updated 2026-09-20T06:48:48Z
Foto bersama usai pelaksanaan INSIGHT Brainstorming yang digelar oleh INSIGHT Banda Aceh, di VIP Room Solong Jepang, Banda Aceh, Ahad (20/9/2026). (FOTO/ Dok. INSIGHT)

LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Akademisi sekaligus peneliti ARC Universitas Syiah Kuala, Dr. Zulfahrizal, M.Si membedah secara mendalam pentingnya mengembalikan pola hidup dan pemikiran umat sesuai teladan kenabian dalam agenda INSIGHT Brainstorming yang diinisiasi oleh Islamic Student Network for Intellectual Growth & Thought (INSIGHT) Banda Aceh, Ahad (20/9/2026).

Berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB di VIP Room Solong Jepa
ng, Banda Aceh, forum khusus ikhwan ini mengusung tema “Cukuplah Islam Versi Rasulullah SAW sebagai Role Model Kehidupan”. Agenda ini menjadi ruang diskusi taktis bagi para penggerak mahasiswa untuk memperkuat nalar kritis sekaligus memperkokoh akhlak kepemimpinan Islam.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Dalam pemaparannya, Dr. Zulfahrizal, M.Si membawa perspektif baru dengan menyuguhkan solusi-solusi konkret berbasis rekam jejak keteladanan Nabi untuk menjawab krisis figur dan tantangan pemuda saat ini. "Menjadikan Rasulullah SAW sebagai role model berarti mengadopsi cara pandang, integritas, serta keberanian beliau dalam mengelola kehidupan dan pergerakan secara murni," tegasnya di hadapan para peserta.

Ketua INSIGHT Banda Aceh, Hadi Irfandi, S.Pd., menyampaikan bahwa pemaparan materi dari narasumber memberikan arah baru bagi konsolidasi pemikiran mahasiswa. “Dr. Zulfahrizal berhasil menarik benang merah antara keteladanan kenabian dengan realitas kehidupan hari ini. Diskusi berlangsung sangat hidup karena pesan yang diangkat selaras dengan semangat kami: 'Bersama Menguatkan Ilmu, Meneladani Akhlak, Meraih Ridha Allah',” ujar Hadi.
Acara yang dipadati oleh para pimpinan dan perwakilan lembaga mahasiswa ini ditutup dengan sesi brainstorming untuk merumuskan agenda sinergi ke depan. Kegiatan diakhiri secara hangat melalui sesi foto bersama dan coffee break guna mempererat jejaring antar-penggerak mahasiswa di Banda Aceh.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini