-->

Hardikda Aceh ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan Berlangsung Khidmat, Siswa Ikuti Lomba Pidato Bahasa Aceh

07 September, 2026, 19.16 WIB Last Updated 2026-09-08T02:16:38Z
LINTAS ATJEH| BIREUEN - Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan berlangsung penuh haru dan khidmat pada Senin pagi, 7 September 2026.

Upacara yang digelar di halaman SMA Negeri 2 Peusangan tersebut diikuti sekitar 78 guru dan tenaga pendidik serta ratusan siswa dan siswi. Kepala SMA Negeri 2 Peusangan, Hasballah, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Hasballah membacakan petikan amanat Gubernur Aceh dalam rangka peringatan Hardikda Aceh ke-67. Amanat tersebut menekankan pentingnya memajukan pendidikan Aceh dengan membangun generasi yang Islami, unggul, berakhlak, mandiri, kreatif dan bermartabat.

Peringatan Hardikda tahun ini mengusung tema “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul, dan Bermartabat.” Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, akhlak, integritas dan kemampuan peserta didik menghadapi perkembangan zaman.

Selain penguatan karakter dan pendidikan Islami, amanat Gubernur Aceh juga menekankan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Pengalaman Aceh menghadapi berbagai bencana menjadi pelajaran bahwa setiap satuan pendidikan harus memiliki kesiapan dan langkah-langkah darurat untuk melindungi peserta didik maupun seluruh warga sekolah.

Suasana khidmat semakin terasa selama pelaksanaan upacara. Dari puluhan guru yang hadir, salah seorang guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 2 Peusangan, Fakhrurrazi, S.Pd.I., turut mengambil peran dengan mengawasi dan mendampingi para siswa selama proses upacara berlangsung.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Menurut pihak sekolah, keterlibatan guru dalam mendampingi peserta didik menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian Hardikda berlangsung tertib sekaligus memberikan pembelajaran langsung tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan penghormatan terhadap momentum pendidikan.

Tidak berhenti pada upacara, peringatan Hardikda ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan dilanjutkan dengan kegiatan yang melibatkan para siswa, salah satunya lomba pidato bahasa Aceh.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan berbicara sekaligus menumbuhkan keberanian, kreativitas dan kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah.

Lomba pidato bahasa Aceh juga dinilai sejalan dengan semangat Hardikda dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi tetap memiliki karakter, identitas budaya dan nilai-nilai keislaman.

Peringatan Hardikda Aceh ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara kepala sekolah, guru, peserta didik dan seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter dan berkualitas.
Dengan semangat Hardikda, SMA Negeri 2 Peusangan berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, percaya diri, mencintai budaya Aceh serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini