LINTAS ATJEH | BIREUEN – Jamaah Subuh Gampong Bayu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat melalui kegiatan tausiah, santunan anak yatim, lantunan Shalawat Badar dan kenduri bersama di Meunasah Gampong Bayu, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan yang diikuti para jamaah Subuh Gampong Bayu tersebut juga dihadiri jamaah dari sejumlah gampong tetangga. Peringatan Maulid menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Imum Gampong Bayu, Tgk. Hanafiah M. Ali, S.Ag., MA, mengatakan kegiatan Pejuang Subuh telah menjadi bagian dari rutinitas jamaah setiap Jumat Subuh. Para jamaah terus berupaya memakmurkan meunasah dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan.
“Setiap Subuh Jumat, para Pejuang Subuh terus berjuang bersama Abati dan jamaah yang datang, termasuk dari desa-desa tetangga. Namun, Subuh kali ini berbeda karena kita isi dengan tausiah dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat Subuh berjamaah yang diimami langsung oleh Pimpinan Dayah Madinatudiniah Babussaadah Gampong Putoh, Tgk. Zakaria Yusuf, yang akrab disapa Abati Zakaria.
Usai shalat Subuh, Tgk. Zakaria Yusuf menyampaikan tausiah mengenai kelahiran Nabi Muhammad SAW serta ciri-ciri umat Rasulullah sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui Surat Al-Fath ayat 29.
Dalam tausiahnya, ia mengingatkan bahwa di antara ciri umat Nabi Muhammad SAW adalah senantiasa menjaga iman dan Islam di dalam hati, memiliki kasih sayang terhadap sesama, mendirikan shalat serta senantiasa berusaha mencari ridha Allah SWT dalam setiap perbuatan.
“Semoga kita termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang senantiasa menjaga iman dan Islam, saling menyayangi, menjaga shalat, serta selalu mencari ridha Allah SWT,” pesannya.
Suasana semakin haru ketika kegiatan dilanjutkan dengan lantunan Shalawat Badar yang menggema di Meunasah Gampong Bayu. Jamaah larut dalam suasana penuh kecintaan dan kerinduan kepada Baginda Rasulullah SAW.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dari Gampong Bayu dan Ruseb Dayah, Kecamatan Jangka.
Tgk. Hanafiah menyampaikan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian jamaah kepada anak yatim sekaligus menjadi bagian dari upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Semoga kita semua, bersama anak-anak yatim, serta orang-orang berilmu dapat dikumpulkan bersama Rasulullah SAW di dalam surga,” harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pejuang Jamaah Subuh yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kenduri Maulid, baik yang berada di Sigli maupun dari kawasan Tanjong Nie, Peusangan.
“Semoga segala amal dan pahala dari kenduri Maulid ini mengalir kepada orang tua dan keluarga para donatur yang telah kembali ke rahmatullah, serta menjadi amal jariyah bagi mereka dan menjadikan kuburnya sebagai Raudhatul Jannah,” ungkap Tgk. Hanafiah.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Mukim Tgk. Dikrueng, para Geuchik dan Imum Gampong dalam wilayah Kemukiman Tgk. Dikrueng serta para jamaah Pejuang Subuh.
Rangkaian peringatan Maulid ditutup dengan doa dan kenduri bersama. Lantunan shalawat “Allahumma Shalli ‘ala Muhammad” kembali menggema, menutup kegiatan dalam suasana penuh syukur dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran Nabi Muhammad SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam. Melalui semangat Maulid, jamaah berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memperkuat iman, memperbanyak ibadah, menyayangi sesama dan peduli terhadap anak yatim.

