Penemuan Mayat Pria Dalam Bus Pelangi Gegerkan Warga Pantonlabu

Lintas Atjeh - Penemuan mayat salah seorang pria didalam bus Putra Pelangi membuat warga Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara geger. Pria bernama lengkap Aldi Latif (41), warga Gampong Sarong, Sigli, Pidie ini ditemukan telah tak bernyawa dengan kondisi mulut berbusa dan tubuh terselungkup diatas kursi penumpang bus. Korban diduga tewas ditengah perjalanan.


Informasi yang dihimpun Lintas Atjeh, Rabu (13/08/2014) dini hari, bus bernomor polisi BL 7527 AA itu tiba diterminal Kota Pantonlabu sekitar pukul 03.00WIB. Supir bus tersebut M. Yusuf dan kernetnya Sarifuddin mengaku tidak mengetahui korban meninggal ditengah perjalanan. Mereka mengatakan, mereka baru mengetahui korban itu telah meninggal saat bus diberhentikan diterminal Pantonlabu.



"Bus ini berangkat dari Medan menuju Banda Aceh. Saya tidak mengenalnya, dan dia (korban) ini naik bus kami di tugu Kota Langsa. Saat itu korban diantar dengan becak, dan korban langsung naik ke bus," kata kernet bus Sarifuddin. Bus dengan kondisi penuh penumpang ini, kata dia, saat itu langsung berangkat melakukan perjalanan.



Dijelaskan dia, kondisi tubuh korban saat ia lihat memang sudah terselungkup diatas kursi penumpang dan mulutnya mengeluarkan banyak busa. Setelah itu, pihaknya langsung memberitahukan kepada sejumlah penumpang bus dan warga Pantonlabu. Mengetahui ada mayat didalam bus, warga setempat pun menuju kelokasi itu.



Dilokasi kejadian, terlihat juga beberapa orang polisi dari tim penyidik dari Mapolres Aceh Utara melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap kasus ini. Setelah diidentifikasi, kemudian mayat dibawa ke Rumah Sakit Cempeudak, masih kecamatan setempat, untuk divisum. Tidak ada bekas luka dibagian tubuh korban, selain mulutnya mengeluarkan busa.



Setelah divisum, korban dinyatakan mengalami keracunan. "Itulah keracunan over dosis. Busa yang keluar dimulutnya itu akibat over dosis. Belum bisa dipastikan juga apakah busa itu keluar karena minuman keras, yang jelas korban keracunan," kata salah seorang dokter umum usai melakukan visum tubuh korban. [Jamal]




Baca Juga



close
Banner iklan disini