Adhyaksa: Gerakan Pramuka akan Lakukan Safari Pancasila

JAKARTA - Guna mendukung suksesnya Unit Kerja Presiden Bidang Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP- PIP), Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan melakukan silaturrahmi kepada Ketua dan semua anggota Dewan Pengarah UKP-PIP. Rencana itu sudah dimulai dengan berkunjung ke kediaman Jenderal (Purn) Try Sutrisno pada Kamis (08/06/2017) lalu.
"Beliau yang di UKP-PIP adalah orang-orang terbaik yang perlu kita catat arahannya. Unit Kerja Presiden ini salah satu kerja nyata Pemerintah membumikan Pancasila, Pramuka tidak boleh pasif, harus pro aktif, karena ini kerja Bersama. Baik di darat maupun di internet lewat akun-akun medsos Gerakan Pramuka, kita siap aktif mensosialisasikan program-program UKP-PIP, anggota Pramuka itu usianya 7-25 tahun, pengguna medsos semua," ujar Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault, di Jakarta, Senin (12/06/2017).

Menurut pria yang hobi mendaki gunung ini, UKP-PIP sangat sesuai dengan program kepramukaan yang selama ini fokus pada penanaman rasa cinta Tanah Air melalui pendidikan karakternya. Karena itu, ia menilai Gerakan Pramuka dari Kwarnas hingga Gudep harus pro aktif, karenanya perlu silaturrahmi atau safari Pancasila terlebih dahulu.

"Semangat Pramuka sejak lahir adalah penanaman rasa cinta terhadap Tanah Air. Meski semua berbeda, mereka tetap bersatu dari Sabang sampai Marauke dengan jiwa gotong-royong. Pramuka ada di mana-mana membantu masyarakat, Pramuka itu manusia Pancasila," terangnya.

Adhyaksa menambahkan, rencana kunjungan ke ketua dan anggota UKP-PIP ini disebut Safari Pancasila. Dengan kunjungi ini dia berharap kegiatan kepramukaan bisa diselaraskan dengan program UKP-PIP.

"Nanti dalam Safari Pancasila itu kita bicarakan bagaimana konsep kerjasamanya. Yang terpenting kita melihat bahwa program UKP-PIP ini sesuai dengan semangat dan jiwa Pramuka," jelasnya.

Sebelumnya Try Sutrisno menilai, komitmen Pramuka dalam menjaga Pancasila tidak perlu diragukan lagi. Sejak dibentuk, Pramuka memang memiliki semangat dan cita-cita menjadikan Indonesia negara yang berkarakter dan bermental kuat. Karena itu, kata dia, Pramuka tak ubahnya seperti rumah bagi Pancasila.

"Pramuka itu seperti rumah, memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengamalkan Pancasila," ungkap Try usai menghadiri acara Buka Puasa Bersama Kwarnas Gerakan Pramuka, di Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (9/6).

Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno menandaskan, Gerakan Pramuka sudah banyak membantu pemerintah dalam menangkal paham atau prilaku anak muda yang menyimpang di masyarakat. Seperti narkoba, tawuran, seks bebas, dan lain-lain.

"Jadi Pancasila bukan barang asing di Pramuka. Yang penting sekarang, dalam perjalanan Pancasila harus sering dikawal, dipantau dan tetap diteruskan karena zaman terus berganti," tegasnya.

Untuk itu, Mantan Panglima TNI ini berharap, Gerakan Pramuka ke depan bisa membantu pemerintah untuk menyukseskan program UKP-PIP. Pramuka, kata dia, bisa  menjadi penatar-penatar Pancasila di masyarakat. Memberikan sikap, perilaku dan contoh yang baik.

"Harapan saya Pramuka menjadi salah satu contoh bagi bangsa ini untuk menumbuh-suburkan NKRI dan Pancasila ini. Terutama Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia. Mari kita pahami Pancasila lebih dalam, kita hayati dan kita amalkan dalam perbuatan nyata," pungkasnya.[Rls]

Baca Juga