Selamat HUT LintasAtjeh.com Yang Ke - 3 , Semoga Tetap Berintegritas dan Selalu Terdepan. By : Wilson Lalengke (Ketua DPN PPWI), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng (Ketua DPD PPWI Aceh), M. Effendi, SE (Pimred Beritalima.com), Adin (Pimred Indonesiamediacenter.com), Mukhtaruddin Pakeh, SE (Pimred Bongkarnews.com), Ihsan Yusnadi, S.Kom (Pimred Acehselatan.com), Zahrul, SH (Pimred Atjehlink.com), Said Zahirsyah (Pimred Atjehupdate.com), Edi Safaruddin, SH (Pimred Globalaceh.com), Agus Salim (Pimred Radaraceh.com), Umar Effendy (Pimred Atjehnet.com), Syaiful Anshori, A. Md, Kom (Pimred Koinrakyat.com), Irsye (Wartawan Kabarpapua.com), Anwar Risyen (Ketua DPC PPWI Aceh Utara), Eka Sahputra, SE (Ketua DPC PPWI Langsa), dr. Zulfikry, MKES (Ketua DPC PPWI Aceh Timur), Masridha, ST (Ketua DPC PPWI Aceh Selatan), Rahmat Hidayat (PPWI Aceh Barat), Yenni Muezza (PPWI Jakarta), Muzer (Wartawan Prosekutor), Azhar (Pimred Statusaceh.net, BAPANASNews), Cahyo Nugroho (DPC PPWI Tegal), Johan Yaas (Dewan Penasehat DPC PPWI Sarmi, Ketua Dewan Adat Sarmi), Max F. Werinnussa, SH (Ketua DPC PPWI Sarmi), Dara Ayuwi (PPWI Aceh), Ainuddin Chalik (CEO-Founder Keluargapedia.com), Zaki Fansurya (PPWI Padang), Sayed Zainal, M.SH (Direktur Eksekutif LembAHtari), Nasruddin (Ketua FPRM Aceh), Mustafa Kamal (Ketua LSM GEMPUR), Bambang Herman, SH (Ketua DPW PAKAR Aceh Tamiang),Sayed Mahdi, M.Si, MMA (Pimpinan Umum TamiangNews), Roby G Sinaga (Ka Biro SKN Bidik Kasus Langsa-Aceh Timur), Rafiq (Ketua LSM PANGLIMA),Sufainy Syekhy (Ketua Acheness Australia Association), Jermia Budi Susetya (PPWI Semarang), MarsonoRh (KompasTV Engineering) Denni France (PPWI Pekanbaru), Nova Indra (PPWI Padang Panjang), Dliyauddin (Pimred Kalimantanpers.com), Dedy Djumhana (Pimred Pantauterkini.com), Abdullah Matyah (Ketua LSM LCO) .

Peusaba Minta Pemerintah Aceh Kelola Komplek PKA Jadi Pusat Galeri Adat dan Budaya

BANDA ACEH - Ketua Peubedoh Sejarah Adat dan Budaya Aceh (Peusaba) meminta Pemerintah Aceh memperhatikan komplek PKA yang terbengkalai.

Hal tersebut disampaikan Mawardi Usman Ketua Peusaba didampingi Muammar Al Farisi selaku Sekretaris kepada LintasAtjeh.com, Selasa (13/06/2017).

Menurutnya, Komplek PKA Pekan Kebudayaan Aceh dapat dijadikan galeri seni, adat dan budaya. Kemudian dapat diolah menjadi sebuah ikon wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Apalagi PKA juga merupakan situs yang selamat dari tsunami dahsyat 2004.

"Ini bisa digunakan jadi pembelajaran tentang back to basic kembali ke rumah adat Aceh yang kaya budaya," katanya.

Selain itu, Peusaba miris meilihat arena PKA terbengkalai dan kumuh tiada yang mengurus alangkah lebih dijadikan tempat wisata dan bekerjasama dengan pemandu wisata sehingga PKA jadi Ikon Aceh yang kaya budaya.

"Kami sangat menyayangkan banah mewah hanya dipakai lima tahun sekali setelah itu dibiarkan begitu saja," ucapnya.

Tambah dia, Peusaba dan Komunitas Budaya lainnya juga siap memberi masukan dan bekerja sama dengan menjadikan PKA sebagai salah satu 'Ikon Aceh'.

"Kami siap memberikan masukan dan bekerjasama dengan pemerintah untuk menjadikan PKA sebagai salah satu Ikon Aceh," tutup Mawardi Usman Ketua Peusaba.[Red]

Baca Juga



close
Banner iklan disini