Peusaba Minta Pemerintah Aceh Kelola Komplek PKA Jadi Pusat Galeri Adat dan Budaya

BANDA ACEH - Ketua Peubedoh Sejarah Adat dan Budaya Aceh (Peusaba) meminta Pemerintah Aceh memperhatikan komplek PKA yang terbengkalai.

Hal tersebut disampaikan Mawardi Usman Ketua Peusaba didampingi Muammar Al Farisi selaku Sekretaris kepada LintasAtjeh.com, Selasa (13/06/2017).

Menurutnya, Komplek PKA Pekan Kebudayaan Aceh dapat dijadikan galeri seni, adat dan budaya. Kemudian dapat diolah menjadi sebuah ikon wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Apalagi PKA juga merupakan situs yang selamat dari tsunami dahsyat 2004.

"Ini bisa digunakan jadi pembelajaran tentang back to basic kembali ke rumah adat Aceh yang kaya budaya," katanya.

Selain itu, Peusaba miris meilihat arena PKA terbengkalai dan kumuh tiada yang mengurus alangkah lebih dijadikan tempat wisata dan bekerjasama dengan pemandu wisata sehingga PKA jadi Ikon Aceh yang kaya budaya.

"Kami sangat menyayangkan banah mewah hanya dipakai lima tahun sekali setelah itu dibiarkan begitu saja," ucapnya.

Tambah dia, Peusaba dan Komunitas Budaya lainnya juga siap memberi masukan dan bekerja sama dengan menjadikan PKA sebagai salah satu 'Ikon Aceh'.

"Kami siap memberikan masukan dan bekerjasama dengan pemerintah untuk menjadikan PKA sebagai salah satu Ikon Aceh," tutup Mawardi Usman Ketua Peusaba.[Red]

Baca Juga