Buka Pentas PAI, Wagub Aceh: Tingkatkan Pengamalan Agama Islam!

BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) ke 3 Provinsi Aceh tahun 2017, di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (21/07/2017) malam.

Kegiatan yang mengambil tema "Junjung Tinggi Prestasi, Kobarkan Semangat PAI" ini akan digelar selama 5 hari, mulai tanggal 21 s.d 25 Juli 2017.

Dalam sambutannya, Nova Iriansyah mengharapkan, PENTAS PAI ke 3 ini menjadi salah satu wadah mulia untuk melahirkan generasi Aceh yang mampu menciptakan ragam terobosan baru.

"PENTAS PAI ke 3 ini penting untuk kita galakkan dalam rangka memberikan motivasi dan apresiasi kepada siswa yang berprestasi," ujar Nova.

Menurut Nova, kegiatan ini juga penting untuk meningkatkan Intellectual Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Spiritual Quotient (SQ) dan Social Quotient (SQ).

"Sehingga akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, berakhlak mulia, memiliki sosial yang tinggi dan siap menjadi kompetitor yang sukses menghadapi tantangan zaman," ujar Nova.

Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu menumbuhkembangkan kesadaran dan penghayatan siswa dalam pengamalan nilai-nilai islam dalam bermasyarakat.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Aceh yang juga Panitia PENTAS PAI ke 3 2017, Daud Pakeh, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini diikuti 1.150 orang yang terdiri dari peserta, official dan kontingen yang berasal dari seluruh Aceh.

Kegiatan ini juga akan memperlombakan 8 cabang perlombaan untuk tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.
Ke 8 cabang tersebut yaitu Musabaqah Tilawatil Qur'an, Lomba Pidato PAI, Musabaqah Hifdzil Quran, Lomba Cerdas Cermat PAI,  Lomba Kaligrafi Islam, Lomba Seni Nashid, Lomba Debat PAI dan Lomba Kreasi Busana.

"PENTAS PAI yang merupakan agenda rutin dua tahunan ini, menjadi momentum strategis bagi pemberdayaan keterampilan dan seni bagi para peserta didik, termasuk sarana mencari bibit-bibit unggul, mencari siswa berprestasi dan seniman berbakat yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat lokal, nasional maupun internasional," harap Daud Pakeh.[Rls]

Baca Juga