Ka Ajenrem 011/LW: Penerimaan Prajurit TNI Gratis!

ACEH UTARA - Kegiatan Opster TNI yang diselenggarakan di wilayah Kodim 0103/Aceh Utara Korem 011/Lilawangsa sampai saat ini terus berjalan baik dari sasaran fisik maupun sasaran non fisik.

Kali ini kegiatan sosialisasi tentang penerimaan Prajurit TNI AD yang merupakan bagian sasaran non fisik pada kegiatan Opster TNI oleh Kepala Ajudan Jendral Korem (Kaajenrem) 011/Lilawangsa, Mayor Caj Budi Nugraha, ditujukan pada Sekolah Menengah (SMA) Negeri 1 Dewantara, Selasa (18/07/2017).

Kegiatan ini dikuti oleh 250 siswa-siswi mulai dari kelas XI sampai dengan XII. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan pengarahan yang diberikan oleh Ka Ajenrem 011/LW, suasana tanya jawab terjalin pada kegiatan itu.

Pada kegiatan sosialisasi ini Ka Ajenrem 011/LW mengatakan bahwa Kodam IM akan menerima calon Prajurit TNI AD TA. 2017,  secara bertahap sesuai dengan jenjang pendidikan yang dibutuhkan mulai sekitar bulan Maret sampai dengan bulan Oktober 2017.

"Persyaratan secara umum adalah memiliki Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) sesuai dengan jenjang pendidikan yang dibutuhkan, Warga Negara Indonesia, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak cacat kriminalitas dan tidak kehilangan hak menjadi prajurit," terang Kepala Ajenrem 011.

"Adapun materi yang akan diujikan, untuk pengecekan tahap awal dilaksanakan oleh Panitia Daerah (PANDA) meliputi administrasi, kesehatan dan postur sedangkan untuk di tingkat pusat dilaksanakan oleh Panitia Pusat (Panpus) meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesegaran jasmani (Kesegaran A, B, postur, keterampilan renang), pemeriksaan mental ideologi, pemeriksaan psikologi dan akademik," jelasnya.

Selanjutnya, Ka Ajen juga menegaskan dalam penerimaan calon Prajurit TNI AD, baik dalam jenjang pendidikan apapun sama sekali tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, kepada putra putri yang berminat menjadi anggota TNI agar berhati-hati dan tidak mudah percaya apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam penerimaan calon Prajurit TNI AD dengan imbalan uang.

"Semua itu tidak benar, itu hanya penipuan belaka dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang sengaja ingin meraup keuntungan dengan memanfaatkan momen penerimaan calon prajurit," tegasnya. 

"Siapkan diri secara dini dengan baik, siapkan kelengkapan  administrasi, kesehatan jasmani maupun mental ideologi, psikologi dan akademik sesuai dengan persyaratan," tutup Kepala Ajudan Jenderal 011/Lilawangsa.[Pen IM]

Baca Juga