Rocky-Linud Dilantik, Ini Harapan PPWI Aceh Timur

ACEH TIMUR - Hari ini, Hasballah M. Thaib dan Syahrul Syama'un telah resmi menjabat Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur masa jabatan 2017-2022, oleh Gubernur Aceh dilaksanakan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK Kabupaten Aceh Timur, bertempat di ruang sidang DPRK setempat, Idi Rayeuk.

Terkait hal tersebut, Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Aceh Timur mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

"Selamat kepada Bapak Hasballah M. Thaib dan Syahrul Syama'un, semoga amanah dalam menjalankan tugas tanggungjawabnya selama lima tahun mendatang demi Aceh Timur yang lebih baik dan maju," demikian kata Ketua DPC PPWI Aceh Timur, dr. Zulfikry, M. MKes didampingi Sekretaris Ismuhadi, S. Pd. Fis kepada LintasAtjeh.comKamis (13/07/2017).

Selain itu, PPWI Aceh Timur berharap agar Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bisa mendorong dan mencerdaskan masyarakat melalui keterbukaan informasi publik. Selain itu juga bisa meningkatkan derajat pendidikan masyarakat.

"Karena dengan derajat pendidikan yang memadai maka Pemkab Aceh Timur bisa memanfaatkan SDM secara maksimal untuk kemajuan daerah. Apalagi ditunjang dengan masyarakat yang cerdas dan melek IT," sebut dr. Ayi begitu akrab dipanggil.

Namun tak kalah penting, Pemkab Aceh Timur juga harus serius dalam meningkatkan derajat kesejahteraan rakyat dengan pemberdayaan ekonomi.

"Dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat tentu akan bisa mengentaskan kemiskinan. Karena Aceh Timur juga masih memiliki PR dalam upaya meningkatkan derajat kesejahteraan, baik di bidang kelautan dan perikanan, pertanian dan perkebunan serta pengembangan industri kreatif lainnya," terangnya.

Kemudian, PPWI Aceh Timur juga berharap agar Bupati Rocky dan Wabup Linud (Sapaan akrab_red), bisa lebih fokus sebagai pemimpin Aceh Timur dalam menjalankan roda pemerintahan 5 tahun kedepan.

"Perlu adanya kebijakan pembangunan berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan kepentingan," demikian harap dr. Zulfikry, M. MKes yang diaminkan Sekretaris Ismuhadi, S. Pd. Fis.[Red]

Baca Juga