Dandim Aceh Selatan: Pentingnya Pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin

ACEH SELATAN - Memasuki minggu kedua Triwulan - III bulan September 2017, Kodim 0107/Aceh Selatan melaksanakan upacara Bendera Merah Putih yang dipusatkan di lapangan Apel Makodim Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Senin (11/09/2017) pukul 07.30 WIB.

Dalam surat perintah Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan, menunjuk sebagai Inspektur upacara (Irup) Kasdim Aceh Selatan Mayor Inf Ferdinand yang digantikan cadangan Pasi Logistik Dim 0107 Aceh Selatan Kapten Inf Budi Utomo, Komandan upacara (Danup) Danramil 13/Kluet Timur Kapten Inf Kamsita Sari dan Perwira upacara (Paup) Danramil 01/Tapaktuan Kapten Inf Amri Umari.

Sedangkan untuk pengibar Bendera Merah Putih terpilih dari Koramil 10/Labuhanhaji Barat yaitu Sertu Sanibun, Praka Dodi FZ dan Praka Marbani. Pengucap Sapta Marga Serda Hendro Setyawan dan diikuti peserta upacara dari anggota Makodim, Koramil jajaran serta Disjan yang berada di wilayah Kodim 0107/Aceh Selatan.

Upacara bendera Merah Putih merupakan rutinitas yang dilaksanakan setiap hari senin dengan tujuan membina dan memelihara kedisiplinan, kekompakan serta kerja sama. Dan yang paling penting adalah untuk mengenang jasa para pendiri negara.

"Ini upacara Bendera Merah Putih pada minggu kedua bulan September, harapannya mengawali hari kerja yaitu Senin, prajurit setiap saat dapat memelihara kedisiplinan, makanya upacara wajib dilaksanakan rutin setiap hari senin," tegas Dandim saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com di Tapaktuan.

Dandim 0107 Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto juga menjelaskan makna upacara Bendera Merah Putih hari senin adalah segala tindakan atau gerakan yang dirangkaikan serta ditata dengan tertib dan disiplin dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memimpin serta membiasakan kesediaan dipimpin dan membina kekompakan serta kerjasama yang baik. Selain itu, makna upacara yaitu tetap memelihara nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.

Apalagi, sambung Dandim, kita ini disatuan Teritorial yang sehari - hari berbaur dengan masyarakat, memimpin warga dan melakukan kegiatan kemasyarakatan. Semestinya memiliki unsur kepemimpinan, Kedisiplinan, kejujuran dan sebagainya.

"Prajurit harus bisa disiplin menjaga diri, disiplin bertugas, tak perlu diawasi tapi kegiatan berjalan, ini perlu kesadaran yang tinggi, makanya upacara bendera memupuk semua hal menjadi prajurit yang dewasa serta bertanggung jawab," pungkas Dandim.

Sementara itu, Kapten Inf Alfonso selaku penyelenggara upacara menyatakan bahwa dalam pelaksanaan upacara bendera tersebut berlangsung tertib. Dan Letda Inf Samsul Yadi selaku Perwira keamanan yang bertanggungjawab atas situasi juga menyatakan aman dan lancar.[Red]

Baca Juga