LAPAN 6 Minta Gubernur Prioritaskan Pengusaha Lokal dalam Tender Proyek BPKS Sabang

BANDA ACEH - Menyikapi polemik tender proyek BPKS, Tim LAPAN 6 meminta Gubernur Aceh agar dapat mempertimbangkan perusahaan lokal.

"LAPAN 6 meminta Irwandi Yusuf yang juga menjabat Dewan Pembina BPKS untuk dapat mempertimbangkan perusahan lokal yang memiliki cukup persyaratan untuk mengikuti tender," kata Ketua LAPAN 6 Teuku Izin, Jum'at (15/09/2017).

Menurutnya, semangatnya adalah bagaimana para pengusaha-pengusaha lokal di Aceh harus mampu berkompetisi di tingkat lokal dan nasional.

"Jika semua proyek strategis nasional di Aceh dikerjakan oleh pengusaha dari luar maka para pengusaha Aceh akan teus tertinggal. Aceh juga memiliki pengusaha lokal yang mampu berkompetisi di tingkat nasional," ketus pria yang akrab disapa Apung tersebut.

Masih kata Apung, kalau BUMN yang mengerjakan maka keuntungan akan dibawa keluar dari Aceh. Minimal kalau perusahan dari Aceh yang menang tender maka uang akan berputar di Aceh. Dan rakyat Aceh juga yang akan menikmatinya.

Dikatakannya, kalau join dengan BUMN 51 dan 49 persen, 51 persen outflow capital perusahaan lain di Aceh tidak ada berpengalaman makanya harus menggandeng BUMN.

"Menurut data dari Kadin LPJK ada perusahan di Aceh yang tidak perlu mengandeng BUMN," pungkas Apung.

Sebelumnya, di status facebook Irwandi Yusuf menerangkan, saat ini proses tender BPKS Sabang diikuti oleh perusahaan, yakni Lukman CM, putra Banda Aceh, menggandeng BUMN, namun afiliasinya belum diketahui. Kemudian ada Saiful, putra Sabang, kabarnya juga akan menggandeng BUMN, sementara afiliasi organ organ lainnya belum diketahui, dan terakhir adalah Makmur, putra Aceh Besar, kabarnya juga menggandeng BUMN.[*]

Baca Juga