Prada Merel Menangis Haru Dirangkul KASAD

TIMIKA - Prajurit TNI Prada Merel Yonif 754/ENK di Timika, Papua, menangis haru saat dirangkul KSAD Jenderal Mulyono. "TNI AD besar bukan karena saya, tapi karena kalian semua," kata Mulyono.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono melakukan kunjungan kerja selama sehari di Timika, Papua, Kamis (07/09/2017) kemarin. KSAD bertemu dengan prajurit TNI AD Garnisun Timika di lapangan sepakbola Yonif 754/ENK.

"Kedatangan saya kesini untuk melihat langsung kondisi prajurit di Papua. Pesan saya, prajurit harus giat berlatih. Prajurit itu harus disiplin, jago perang, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima," tambahnya.

KSAD mengapresiasi Babinsa yang bekerja dengan tulus ikhlas. Dia juga mewanti-wanti jangan sampai anggota TNI yang terlibat narkoba.

KSAD tiba-tiba mendekati seorang prajurit, yaitu Prada Merel, yang asli Papua, dan memeluknya. Merel kaget dan canggung, namun kemudian menangis haru karena dipeluk jenderal tertinggi di jajaran TNI AD itu.

"Saya ini cuma pelayan kalian. Kalian butuh apa, saya kasih. Jadi jangan anggap KSAD lebih tinggi dari kalian semua. AD besar bukan karena saya, tapi karena kalian semua," ujar Jenderal TNI Mulyono.

Para prajurit pun jadi lebih berani curhat, terutama permintaan soal fasilitas. "Semua yang anda minta akan kami usahakan. Tunggu saja, kami akan bangunkan fasilitas di semua satuan," ujarnya.

KSAD Jenderal Mulyono berpesan kepada seluruh pimpinan satuan senantiasa membina satuannya. Para prajurit selalu membutuhkan teladan komandannya.

"Seorang pemimpin harus dekat dengan prajuritnya, sehingga mampu melihat prajurit dengan mata-hatinya. Kehadiran seorang pemimpin harus dibutuhkan dan bukan ditakuti anak buahnya. Karenanya, jadikan dirimu bagian dari prajurit, dengan tidak menimbulkan jarak namun tetap taat pada hierarki," tegas dia.

Jenderal Mulyono di Timika, Papua, didampingi Asisten Perencanaan (Asrena) Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Sudirman, Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George E Supit, Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar, serta para pejabat jajaran Kodam XVII/Cenderawasih.[Rls]

Baca Juga