APPSI Aceh: Era Jokowi, Ekonomi Pasar Tradisional Semakin Hancur

BANDA ACEH - Beberapa hari lagi, tepatnya 20 Oktober 2017 mendatang, genap tiga tahun Presiden Jokowi Widodo dan Jusuf Kalla memimpin Indonesia, tidak terasa sudah sudah separuh jalan Jokowi dan Jusuf Kalla memimpin Indonesia ini.

Beragam penilaian masyarakat Indonesia terhadap kinerja maupun program-program yang telah dilakukan oleh Jokowi selama tiga tahun ini. Namun banyak masyarakat yang tidak puas terhadap kebijakan-kebijakan politik Jokowi.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh menilai selama kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla beberapa hari lagi sampai tiga tahun ini, tidak ada perubahan yang memuaskan. Terlebih lagi program ekonomi Pemerintah Jokowi tidak maksimal maupun tidak pro terhadap ekonomi rakyat kecil.

"Saya menilai banyak janji-janji Jokowi-Jusuf kalla yang tidak terealisasikan dengan baik. Misalnya janji Jokowi-JK, tolak hutang luar negeri, beli kembali indosat, bangkitkan industri mobil nasional, cetak 10 juta lapangan kerja, stop impor pangan, tak hapus subsudi BBM, mempersulit investor asing masuk, revitalisasi pasar tradisional, pemberdayaan pedagang kecil dan banyak lagi janji-janji Jokowi-JK yang tidak terealisasi," kata Don Muzakir dalam rilisnya ke redaksi LintasAtjeh.com, Kamis (12/10/2017).

Dijelaskannya, menyangkut terus merosoknya kemajuan pasar tradisional dikarenakan pemerintahan Jokowi tidak serius dalam melakukan program-program ekonomi kerakyatan khususnya pemberdayaan ekonomi pedagang kecil (UKM). Dulu Jokowi semasa kampanye sering melakukan blusukan ke pasar-pasar tradisional namun setelah menjabat sebagai presiden tidak ada lagi blusukan ke pasar-pasar. Hal ini menunjukan Presiden Jokowi ingkar janji terhadap para pedagang pasar tradisional.

"Pemerintahan Jokowi lebih mementingkan pengusaha-pengusaha asing dari pada pengusaha kecil. Ini menunjukan Jokowi lebih pro terhadap pengusaha besar namun tidak memperhatikan pengusaha kecil seperti pedagang kecil. Kita menilai dalam tiga tahun pemerintahan Jokowi-Jk gagal total," tukasnya.

Masih kata dia, ekonomi Indonesia hari ini sedang sakit. Banyak asset negara mau dijual oleh Pemerintahan Jokowi, ini menunjukan negara Indonesia sedang bangkrut. Kita berharap kedepan pemerintah lebih fokus terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang kecil, bila para pengusaha kecil atau pedagang kecil tidak serius dibina maupun diperhatikan oleh pemerintah maka tunggu saja kehancuran ekonomi Indonesia.

"Kedepan kita dari pedagang pasar tradisional berharap adanya pemimpin baru di Indonesia yang mampu membawa perubahan secara ekonomi, social, budaya dan politik secara baik agar rakyat," sebut pria yang akrab disapa Don Muzakkir ini.[*]

Baca Juga