HMI Cabang Langsa Dukung Tindakan Kapolres Aceh Utara Terhadap LGBT

LANGSA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa menyesalkan tindakan Kapolri, Jenderal Muhammad Tito Karnavian yang merintahkan Kapolda Aceh untuk memeriksa Kapolres Aceh Utara terkait razia yang dilakukan terhadap waria yang berada di Aceh Utara beberapa hari lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua HMI Cabang Langsa, Hamid kepada LintasAtjeh.com melalui pesan rilisnya, Rabu (31/1/2018).

Menurutnya, tindakan Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji ini sudah benar karena telah melakukan penangkapan dan pembinaan terhadap penyakit masyarakat supaya bisa berubah kembali waria tersebut menjadi laki-laki tulen.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Aceh Utara menjadi perhatian publik setelah melakukan razia terhadap para waria. Mereka ditangkap, digunduli, kemudian "dibina".

"Jangan bicara persoalan HAM di Aceh dalam pemberatasan LGBT, karena di Aceh merupakan daerah syariat islam. Maka penyakit masyarakat di Aceh ini harus benar-benar di berantas, dan kami juga meminta Komnas HAM jangan campuri pemberantasan LGBT di Aceh dengan mengatakan bahwa ini pelanggaran HAM," ujar Hamid.

"Padahal sudah diketahui bahwa Aceh mempunyai aturan penegakan syariat islam sendiri," imbuhnya. 

Apa yang dilakukan Komnas HAM dalam menyoroti tindakan kepada waria di Aceh menurut Hamid menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat Aceh.

"Kenapa persoalan Waria yang di tangkap untuk dibina dianggap melanggar HAM, sementara konflik di aceh Komnas HAM diam serta tidak meneruskan ini sebagai pelanggaran HAM?" tanyanya dengan nada heran.

"Kami sangat bangga apa yang dilakukan Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara AKBP Untung, karena langkah itu diambil sebagai upaya penyembuhan. Mereka sudah dibina dan bukan waria lagi. Mereka sudah menjadi pria yang keren," terang Hamid. 

Lanjut Hamid, kami tidak ingin ada pihak-pihak yang akan menggiring atau mengkriminalisasikan tindakan yang dilakukan oleh Kapolres Aceh Utara dalam melakukan penindakan dan pembinaan terhadap waria di Aceh Utara. Karena apa yang dilakukan  Kapolres Aceh Utara adalah upaya penegakan syariat Islam di Bumi Serambi Mekah secara kaffah.

"Apabila ada yang akan mengkriminalisasikan kasus ini, kami akan melakukan aksi besar-besaran untuk mendukung Penegakan Syariat Islam di Aceh dan mendukung Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung yang sudah berani meberantas waria sebagai penyakit masyarakat," pungkasnya.[Sm]

Baca Juga