Marhaban Ya Ramadhan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1439 H Mohon Maaf Lahir & Batin Minal Aidzin Wal Faidzin.

Dandim 0107/Asel: Netralitas TNI Sudah Harga Mati, Tidak Ada Tawar Menawar!!!

ACEH SELATAN - Pilkada serentak 2018 di Kabupaten Aceh Selatan sedang bergulir. Kodim 0107/Asel pun dilibatkan sebagai salah satu instansi yang mengamankan jalannya proses Pilkada.

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto memastikan prajuritnya netral dan siap memberikan dukungan atas suksesnya penyelenggaraan Pilkada.

Untuk mensukseskan Pilkada, ungkap Dandim, pihak keamanan khususnya prajurit Kodim Aceh Selatan harus terlebih dahulu berlaku netral dengan tidak mendukung salah satu calon kandidat.  

"Kita TNI tugasnya memberikan rasa aman untuk masyarakat dan kandidat dalam proses pesta demokrasi. Kita hanya dukung untuk mensukseskan agar Pilkada berjalan lancar, bukan mendukung salah satu calonnya," katanya di Makodim, Rabu (18/04/2018).

Dandim juga menjamin tidak ada prajurit yang melakukan kampanye gelap apalagi terang-terangan karena instruksi dari pimpinan tertinggi TNI sudah jelas dan tegas.

"Saya jamin dan yakin, prajurit saya menjunjung tinggi netralitas TNI karena sudah harga mati, tidak ada tawar menawar. Sebagaimana perintah langsung dari Panglima TNI dan undang-undang, mereka berpegang teguh pada nilai itu," tuturnya.

Meskipun sudah jelas instruksinya, ia tidak bosan-bosannya mengingatkan ulang netralitas TNI. Prajurit tidak boleh menghadiri acara kampanye, baik diundang maupun kemauan sendiri.

"Jangan tergiur pembagian uang 50 ribu tapi mengorbankan netralitas TNI, akan diproses hukum dan dicabut kesejahteraannya. Hilang remon keluarga menangis," ujar Dandim.

Dandim menegaskan, dalam hal ini ia tidak main-main. Jika ada yang melanggar maka akan diproses hukum dan harus siap terima konsekwensinya. 

Ia mengaku, dirinya sudah menurunkan dan memerintahkan personil intelijen untuk melakukan pemantaun terkait netralitas TNI dalam Pilkada sekaligus memetakan kekuatan Pilkada dan pendeteksian potensi kerusuhan berbahaya yang mungkin timbul.

"Kita upayakan lakukan deteksi dini dan cegah dini. Namun jika ada permasalahan sedikit di Pilkada jangan dibesar-besarkan karena sekarang ini masyarakat sudah semakin cerdas dalam menyikapi," pintanya.[Red]

Baca Juga