LintasAtjeh.com Menginspirasi, Mengedukasi dan Mencerdaskan Generasi Anti Hoax.

LPPN RI Aceh Selatan Tuding Proyek Aspirasi Dewan Siluman

ACEH SELATAN - Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Cabang Aceh Selatan, menuding proyek aspirasi salah satu oknum anggota Dewan Aceh Selatan dari PBB dapil 2 Sawang Meukek tidak mencantumkan papan informasi.

Tudingan itu, bermula pengerjaan proyek yang bersumber dari dana DAK tahun 2018 senilai 270 juta itu tidak mencantumkan papan informasi (Siluman). Karena tidak jelas sumber dananya dari mana dan berapa jumlahnya. 

Koordinator LPPN RI wilayah Barat Selatan Hartini, kepada LintasAtjeh.com, Selasa (28/08/2018). Dia mengatakan sangat menyesalkan hal ini terjadi, dikarenakan pembangunan proyek tersebut mengunakan uang negara.

"Bukan uang pribadi oknum anggota dewan yang bersangkutan. Jadi, sudah sepantasnya lah semua masyarakat Aceh Selatan mengetahuinya dari mana sumber dana dan berapa jumlah anggarannya," jelasnya.

Menurut Hartini, kalau tidak ada apa-apanya kenapa takut mencantumkan papan informasi?. Apalagi sekarang ini sudah di atur dalam undang undang No.14 Tahun 2008, tentang keterbukaan Publik, pasal 9 ayat 2 dan pasal 11 ayat 1 huruf b dan c.

"Jadi, tidak ada lagi celah untuk merahasiakan kepada masyarakat, apalagi ini merupakan proyek aspirasi (Pokok Pikiran Dewan) yang di pilih oleh rakyat. Seharusnya tidak ada dusta dengan rakyat," tutur Hartini.
Sementara itu, secara terpisah PLT UPTD BBI Aluepaku Sawang Cut Herlina, S.IP, menjelaskan, kalau dirinya sudah berulang kali meminta gambar kepada konsultan maupun kepada oknum anggota Dewan. Namun, sampai hari ini tidak kunjung diberikan.

"Alasan gambar belum siap. Aneh rasanya kalau gambar belum siap kenapa proyek bisa dikerjakan terus," tandas CUT Herlina.

Proyek yang mengunakan dana DAK sebesar 270 juta itu terdiri dari 3 item yakni diantaranya:

1. Pembuatan saluran air.

2. Pembuatan pendederan atap di atas kolam.

3. Rehap saluran air keliling yang kerjakan sudah hampir 50%. Namun sampai hari ini papan informasi belum di pasang. [Datok Rahmat]

Baca Juga