Untuk dia,
dari seorang yang melihat dari kejauhan. Raga berpindah, terbawa langkah-langkah
kecil di siang hari lagi,tempat ini dan waktu ini bawa seberkas ingatan,dari
hari ke hari Mataku tersentak melihat seberkas wajah kabur pandangan dibawa
perasaan Disangka si dia yang berpapasan, sayang hanya lamunan di tengah siang.
Angin meraba mesra kala senja menyapa Mata dimabukkan
